3 Alasan Mengapa Orang Beli Properti di Metaverse

Senin, 20 Desember 2021 - 11:11 WIB
loading...
3 Alasan Mengapa Orang...
Ramai-ramai investor memborong properti di metaverse dengan harapan bisa disewakan dikemudian hari. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Membeli real estate atau properti virtual di metaverse belakangan jadi tren. Tentu saja, hal ini memicu pro dan kontra. Mereka yang yakin, merasa sudah melakukan riset yang cukup dan meyakni bahwa metaverse adalah masa depan.

BACA JUGA: Alasan Boeing Bikin Pesawat Baru di Metaverse

Mereka yang masih skeptis menganggap konsep metaverse saat ini masih dalam tahap yang awal sehingga membeli properti virtual dianggap sebagai “judi” dibandingkan investasi.

Nah, berikut 3 alasan mengapa sebagian orang berani meletakkan uang mereka di properti virtual:

1. Perusahaan Besar Bergabung di Meta
Perusahaan seperti Nike dan Adidas sudah menyatakan siap masuk ke metaverse. Nike memastikan bahwa sneakers mereka tidak hanya bisa dibeli secara nyata, tapi juga di vunia virtual. Beberapa merek fashion juga mulai menguji produk kolaborasi di metaverse.

Gucci, sudah menjual versi metaverse dari tas edisi terbatas mereka di Roblox. Harga awalnya USD1.20-USD9 tapi kemudian dijual lagi seharaga USD4.100. Artinya, jual beli NFT di metaverse sudah terjadi, dan semakin membesar.

2. Pengembang Beli Tanah di Metaverse
3 Alasan Mengapa Orang Beli Properti di Metaverse

Pengembang real estate virtual seperti Republic Realm membuat rekor dengan membeli tanah seharga USD4,3 juta di platform metaverse The Sandbox. Sebelumnya, Tokens.com juga membeli tanah seharga USD2,5 juta di Decentraland. Apa gunanya? Mereka berharap nantinya tanah tersebut akan disewa untuk dijadikan mal virtual atau properti lainnya.

3. Properti di Metaverse Bukan Hal Baru
Kendati metaverse baru populer belum lama ini, tapi properti di metaverse sendiri bukan hal baru. Ailin Graef, bergabung di game 3D Second Life dan menghabiskan dua tahun untuk membangun tanah virtual serta mengembangkan avatar disana. Ailin Graef memiliki banyak server yang berisi tanah virtual yang disewakan. Ia bahkan membuat studio sendiri, dan memperkerjakan 80 karyawan untuk mengatur tanah-tanah virtualnya. Dirilis pada 2003, saat ini Second Life memiliki omzet USD600 juta. USD80 juta diantaranya diberikan kepada kreator di game tersebut.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mark Zuckerberg Ingin...
Mark Zuckerberg Ingin Bangkitkan Metaverse dari Kematian
Perdana, Kasus Pemerkosaan...
Perdana, Kasus Pemerkosaan Virtual di Metaverse Ditangani Polisi
Ogah Gagal Kembangkan...
Ogah Gagal Kembangkan Metaverse, Mark Zuckerberg Luncurkan Kacamata Pintar
10 Rekomendasi Game...
10 Rekomendasi Game Metaverse Terbaik 2023
5 Fakta Metaverse, Proyek...
5 Fakta Metaverse, Proyek Facebook yang Sempat Ditentang AS
Metaverse Sukses Bikin...
Metaverse Sukses Bikin Upacara Pernikahan Pertama di Dunia Maya
Peringatan Sumpah Pemuda:...
Peringatan Sumpah Pemuda: Jaga Kedaulatan Bangsa di Era Algoritma dan Metaverse
Teknologi Metaverse...
Teknologi Metaverse Mulai Diterapkan di Sekolah, Dekatkan Siswa dengan Teknologi
Metaverse Masuk Sekolah,...
Metaverse Masuk Sekolah, Siswa Dikenalkan dengan Teknologi Futuristik
Rekomendasi
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Berita Terkini
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved