Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Minggu, 07 Juni 2026 - 10:46 WIB
loading...
AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis. Foto/ Viet
A
A
A
LONDON - Untuk pertama kalinya di Inggris, para dokter telah menggunakan alat kecerdasan buatan (AI) selama operasi langsung untuk membantu mengidentifikasi struktur anatomi pasien di layar secara real-time.
Sistem yang disebut Eureka ini dikembangkan oleh para dokter di Jepang. Teknologi ini dilatih menggunakan ribuanvideooperasi, memungkinkan AI untuk mengenali berbagai bagian tubuh dan menampilkannya menggunakan warna yang berbeda.
Hal ini memudahkan dokter untuk mengidentifikasi area yang perlu dilindungi atau dibedah selama prosedur pembedahan.
Perangkat AI portabel ini pertama kali digunakan di Inggris pada tanggal 4 Juni di Rumah Sakit St Mark di London Barat Laut. Pasiennya adalah seorang wanita berusia 60-an yang menjalani operasi untuk mengangkat sebagian ususnya.
Dr. Kapil Sahnan, dokter bedah konsultan yang terlibat dalam operasi tersebut, mengatakan bahwa sistem ini mampu menganalisis gambar bedah secara langsung dan memperingatkan pasien tentang struktur penting yang mungkin tidak terlihat jelas oleh mata telanjang.
Menurutnya, AI bertindak sebagai "lengan pendukung tambahan," membantu mengurangi risiko kesalahan dan meningkatkan keselamatan pasien.
"Saat Anda melakukan operasi, sistem secara bersamaan menganalisis gambar, menunjukkan struktur tersembunyi yang mungkin tidak dapat Anda lihat dengan jelas. Hal ini membuat operasi jauh lebih aman," kata Sahnan.
Dokter tersebut membandingkan Eureka dengan aplikasi navigasi modern. Sebelumnya, banyak orang harus menggunakan peta kertas untuk menentukan rute, sedangkan saat ini, sebagian besar orang mengandalkan Google Maps atau Waze.
Sistem yang disebut Eureka ini dikembangkan oleh para dokter di Jepang. Teknologi ini dilatih menggunakan ribuanvideooperasi, memungkinkan AI untuk mengenali berbagai bagian tubuh dan menampilkannya menggunakan warna yang berbeda.
Hal ini memudahkan dokter untuk mengidentifikasi area yang perlu dilindungi atau dibedah selama prosedur pembedahan.
Perangkat AI portabel ini pertama kali digunakan di Inggris pada tanggal 4 Juni di Rumah Sakit St Mark di London Barat Laut. Pasiennya adalah seorang wanita berusia 60-an yang menjalani operasi untuk mengangkat sebagian ususnya.
Dr. Kapil Sahnan, dokter bedah konsultan yang terlibat dalam operasi tersebut, mengatakan bahwa sistem ini mampu menganalisis gambar bedah secara langsung dan memperingatkan pasien tentang struktur penting yang mungkin tidak terlihat jelas oleh mata telanjang.
Menurutnya, AI bertindak sebagai "lengan pendukung tambahan," membantu mengurangi risiko kesalahan dan meningkatkan keselamatan pasien.
"Saat Anda melakukan operasi, sistem secara bersamaan menganalisis gambar, menunjukkan struktur tersembunyi yang mungkin tidak dapat Anda lihat dengan jelas. Hal ini membuat operasi jauh lebih aman," kata Sahnan.
Dokter tersebut membandingkan Eureka dengan aplikasi navigasi modern. Sebelumnya, banyak orang harus menggunakan peta kertas untuk menentukan rute, sedangkan saat ini, sebagian besar orang mengandalkan Google Maps atau Waze.
Lihat Juga :