Perdana, Kasus Pemerkosaan Virtual di Metaverse Ditangani Polisi

Selasa, 02 Januari 2024 - 13:40 WIB
loading...
Perdana, Kasus Pemerkosaan...
Kepolisian Inggris sedang menyelidiki kasus pemerkosaan di metaverse. (Foto: Daily Mail)
A A A
JAKARTA - Kepolisian Inggris sedang menyelidiki kasus pemerkosaan di metaverse setelah seorang anak perempuan mengalami serangan dalam game video realitas virtual. Kasus ini merupakan yang pertama kali ditangani aparat penegak hukum.

Korban yang berusia di bawah usia 16 tahun dikabarkan sangat terpukul setelah avatar atau karakter digitalnya, diperkosa oleh orang asing dalam dunia maya. Korban tidak mengalami cedera fisik karena tidak ada serangan fisik yang terjadi. Namun, polisi mengatakan dia mengalami trauma psikologis dan emosional yang sama seperti seseorang yang mengalami pemerkosaan di dunia nyata karena pengalaman VR dirancang sepenuhnya imersif.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (2/1/2024), kasus ini diyakini menjadi yang pertama di Inggris, di mana pelanggaran seksual virtual diselidiki.

Realitas virtual sudah sangat akrab di kalangan remaja. Sejumlah raksasa teknologi juga telah menyediakan beragam fasilitas untuk menarik pelanggan memasuki dunia maya metaverse. Dunia ini menawarkan kesempatan untuk menjalani kehidupan fantasi yang terdigitalisasi.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Game Metaverse Terbaik 2023

Kepala Investigasi Perlindungan dan Penyalahgunaan Anak Kepolisian Nasional Inggris, Ian Critchley, memperingatkan bahwa metaverse menciptakan pintu gerbang bagi predator untuk melakukan kejahatan mengerikan terhadap anak-anak.

Rincian kasus virtual reality ini bersifat rahasia untuk melindungi anak yang terlibat, karena dikhawatirkan, penuntutan tidak dapat dilakukan. Perlindungan terhadap identitas korban juga dilakukan lantaran masih di bawah umur serta dampak trauma psikologis yang dialami mirip dengan seseorang yang telah diperkosa secara fisik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Cara Menggunakan Asisten...
Cara Menggunakan Asisten Gratisan Meta AI di WhatsApp, bisa Apa Saja?
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
Rekomendasi
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Berita Terkini
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved