Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern

Jum'at, 05 Juni 2026 - 10:19 WIB
loading...
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk. Foto/ viet
A A A
TEHERAN - Jet tempur generasi baru seperti Gripen F, Su-57, dan J-20S memprioritaskan varian dua tempat duduk untuk mengoptimalkan kemampuan pengendalian UAV dan peperangan elektronik yang kompleks.


Selama beberapa dekade, tren dalam desain jet tempur modern lebih mengutamakan konfigurasi satu tempat duduk untuk mengoptimalkan bobot dan biaya. Namun, munculnya pesawat baru seperti Gripen F Swedia, Su-57 Rusia, dan J-20S Tiongkok menandai kembalinya varian dua tempat duduk secara signifikan.

Ini bukan hanya solusi pelatihan, tetapi juga kebutuhan mendesak untuk mengelola sejumlah besar data dan mengoordinasikan skuadron kendaraan udara tak berawak (UAV) di medan perang modern.

Pabrikan pertahanan Swedia, Saab, secara resmi meluncurkan Gripen F, varian dua tempat duduk dari jet tempur Gripen E, di fasilitas produksinya di Linkoping.

Yang menarik, Angkatan Udara Brasil akan menjadi yang pertama diduniayang mengoperasikan pesawat ini, bahkan sebelum militer Swedia. Ini adalah hasil dari kontrak senilai $5,4 miliar yang ditandatangani pada tahun 2014, yang mencakup 28 pesawat Gripen E dan 8 pesawat Gripen F.

Gripen F dirancang dengan performa dan sistem sensor yang setara dengan versi misi tunggal. Perbedaan utamanya terletak pada kokpit kedua, yang memungkinkan petugas koordinasi misi atau instruktur pelatihan untuk berpartisipasi dalam operasi tempur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved