Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:52 WIB
loading...
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger.Foto / Daily
A A A
LONDON - AGM-188A Rusty Dagger, rudal Amerika berbiaya rendah yang inovatif, memiliki jangkauan lebih dari 900 km dan daya ledak yang luar biasa.

Dikembangkan dalam waktu 18 bulan yang singkat, senjata ini memungkinkan Ukraina untuk melancarkan serangan jauh ke wilayah musuh.

Dalam konteks peperangan modern yang menuntut senjata presisi, produksi massal, dan biaya yang wajar,Amerika Serikattelah mengembangkan rudal jelajah baru yang disebutAGM-188A Rusty Dagger.

Ini adalah produk unggulan dari program Extended Range Attack Munition (ERAM), yang dirancang untuk memberikan kemampuan serangan jarak jauh dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada rudal jelajah tradisional.

Dengan tingkat pengembangan yang memecahkan rekor,rudal AGM-188A Rusty Daggertidak hanya memperkuat kekuatan Angkatan Udara AS tetapi juga dengan cepat menjadi solusi untuk mendukung sekutu, terutamaUkraina.

Rudal AGM-188A Rusty Daggerdikembangkan oleh Zone 5 Technologies berdasarkan kontrak dengan Angkatan Udara AS. Program ERAM, yang diluncurkan pada tahun 2024, bertujuan untuk menciptakan amunisi serang serbaguna yang menggabungkan fitur rudal jelajah dan bom berpemandu pintar.

Rudal FP-9 Ukraina, dengan kecepatan Mach 7, jangkauan 855 km, dan hulu ledak 800 kg, merupakan tantangan bagi pertahanan udara.

Rudal AGM-188A Rusty Daggerdiluncurkan dari udara, mampu terbang jarak jauh dengan kecepatan subsonik, dan membawa hulu ledak yang cukup kuat untuk menghancurkan target bernilai tinggi.

Salah satu fitur yang menonjol adalah proses pengembangannya yang sangat cepat: hanya dalam waktu sekitar 18 bulan,rudal AGM-188A Rusty Daggerberalih dari konsep ke pengujian aktual dan menunjukkan tanda-tanda kesiapan untuk penyebaran awal.

Menurutforbes.com,dari segi desain,rudal AGM-188A Rusty Daggertermasuk dalam kelas senjata dengan berat sekitar 200-225 kg, setara dengan bom Mk 82 standar seberat 500 pon.

Rudal AGM-188A Rusty Daggermemiliki panjang badan hanya sekitar 2,64 meter, sehingga mudah diintegrasikan ke berbagai platform pesawat tanpa modifikasi besar.

Perbedaan utama dari bom berpemandu konvensional adalah bahwarudal AGM-188A Rusty Daggerdilengkapi dengan mesin turbojet kecil (seperti PBS TJ80), yang memungkinkannya untuk mempertahankan penerbangan jelajah dengan kecepatan minimal Mach 0,6 (sekitar 690-735 km/jam).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Rekomendasi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved