China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:24 WIB
loading...
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian. Foto/ Viet
A A A
BEIJING - Sistem senjata laser Lijian II dan Lijian III dapat dilepas dan dibawa dalam ransel, memungkinkan tentara untuk menghancurkan UAV kecil pada jarak 500m dengan biaya operasional yang rendah.

Pada Pameran Peralatan Pertahanan dan Teknologi Informasi Beijing 2026, Harbin Xinguang Optic-Electronics Technology dari Tiongkok memperkenalkan sistem senjata laser anti-drone baru bernama Lijian.

Terobosan sistem ini terletak pada mobilitasnya yang tinggi, memungkinkan tentara untuk membongkar komponen untuk diangkut di medan perang, alih-alih dipasang secara permanen pada kendaraan atau kapal perang.

Lijian II dan Lijian III bukan sekadar sistem laser biasa, tetapi dirancang secara optimal untuk unit infanteri.

Sistem ini mencakup pemancar laser, sumber daya, sistem pendingin, dan peralatan kontrol. Semua komponen ini dapat dikemas ke dalam tas atau ransel, membantu melindungi medan perang, pangkalan kecil, atau target penting dari ancaman UAV yang terbang rendah.

Meskipun portabel, ini bukanlah senjata pribadi yang dapat menembak secara instan. Sistem ini masih perlu berkoordinasi dengan sensor eksternal untuk mendeteksi target.

Dalam jaringan pertahanan, Lijian dianggap sebagai lapisan pelengkap yang sangat penting, beroperasi secara paralel dengan artileri anti-pesawat dan peralatan peperangan elektronik.

Spesifikasi teknis dan efisiensiekonomi
Berdasarkan data yang dirilis di pameran, Lijian III memiliki berat sekitar 25 kg, sedangkan versi Lijian II memiliki berat sekitar 30 kg. Rakitan portabel standar dibagi menjadi tiga bagian: pemancar laser (15 kg), pendingin udara (10 kg), dan perangkat kontrol genggam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rekomendasi
KPAI Ungkap Perkembangan...
KPAI Ungkap Perkembangan Laporan Ruben Onsu dan Sarwendah, Tunggu Hasil Pengadilan
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved