Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:14 WIB
loading...
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS. FOTO/ Daily
A A A
BERLIN - Perusahaan teknologi Eropa mempercepat investasi dalam AI fisik – teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam robot dan mesin – untuk mempersempit kesenjangan dengan AS dan China.

Berbicara pada konferensi Machina perdana di Paris pada tanggal 7 Juli, David Kehr, Presiden divisi Robotika Humanoid dari grup teknologiJermanSchaeffler Technologies, menegaskan bahwa Eropa masih memiliki peluang.

"Jangan meremehkan Eropa," katanya, sambil mengakui bahwa AS dan Tiongkok saat ini memimpin berkat kemajuan pesat mereka dalam AI.

Schaeffler, yang terutama dikenal karena komponen otomotif dan industrinya, berekspansi ke bidang robotika awal tahun ini melalui kemitraan dengan perusahaan rintisan Inggris, Humanoid.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Schaeffler akan memasok aktuator – "sendi" dan motor yang memungkinkan pergerakan robot – dan juga akan mengintegrasikan model AI Humanoid ke dalam pabrik-pabriknya.

Menurut Kehr, salah satu keunggulan terbesar Eropa adalah pengalamannya dalam mengembangkan standar keselamatan.

Namun, ia juga memperingatkan bahwa regulator perlu menyeimbangkan antara melindungi pengguna dan memfasilitasi pertumbuhan bisnis. Jika peraturan terlalu ketat, industri robotika Eropa dapat terhambat sejak awal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Rekomendasi
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Azzedine Ounahi, Dari...
Azzedine Ounahi, Dari Jalanan Casablanca Sampai Diingat Dunia
Berita Terkini
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved