Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Senin, 06 Juli 2026 - 11:19 WIB
loading...
Kolom komentar di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, X, dan TikTok, belakangan ini diserang oleh akun spam yang mempromosikan judi online secara massal. Foto: Gemini
A
A
A
LIUZHOU - Fenomena "comment spam farming" menandakan sindikat judi online semakin terdesak oleh pemblokiran pemerintah, sehingga beralih menyerang ruang publik digital secara masif.
Kolom komentar di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, X, dan TikTok, belakangan ini diserang oleh akun spam yang mempromosikan judi online secara massal.
Serangan ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan eksploitasi terstruktur terhadap celah moderasi platform yang mengincar pengguna biasa.
Strategi penindakan ini mempersulit operasional sindikat, memaksa mereka mengubah metode promosi ke jalur alternatif di media sosial.
Perubahan taktik ini murni dilakukan untuk mengakali dan menghindari radar pengawasan pihak berwenang.
"Modus ini masuk dalam kategori comment spam farming. Pelaku menggunakan bot atau akun bayangan yang dikendalikan secara terpusat untuk menyebarkan tautan secara otomatis ke ribuan unggahan," tegas Pratama.
Kolom komentar di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, X, dan TikTok, belakangan ini diserang oleh akun spam yang mempromosikan judi online secara massal.
Serangan ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan eksploitasi terstruktur terhadap celah moderasi platform yang mengincar pengguna biasa.
Pergeseran Strategi Sindikat Judi Online
Langkah tegas pemerintah dalam memutus akses ke situs utama judi online ternyata berdampak signifikan pada ekosistem industri ilegal tersebut.Dampak Penindakan Pemerintah
Ruang promosi resmi judi online kini semakin terbatas akibat pengawasan yang ketat.Strategi penindakan ini mempersulit operasional sindikat, memaksa mereka mengubah metode promosi ke jalur alternatif di media sosial.
Perubahan taktik ini murni dilakukan untuk mengakali dan menghindari radar pengawasan pihak berwenang.
Modus Operandi: Comment Spam Farming
Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, membeberkan bahwa strategi baru ini sangat mengandalkan volume sebaran."Modus ini masuk dalam kategori comment spam farming. Pelaku menggunakan bot atau akun bayangan yang dikendalikan secara terpusat untuk menyebarkan tautan secara otomatis ke ribuan unggahan," tegas Pratama.
Lihat Juga :