Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS

Kamis, 09 Juli 2026 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Perbedaan antara Eropa dan para pesaingnya juga terlihat jelas di konferensi Machina. Mayoritas pembicara di panggung utama berasal dari perusahaan Amerika, sementara bisnis Eropa hanya menyumbang jumlah yang relatif sedikit. Di area pameran, banyak perusahaan robotikaTiongkokternama seperti Unitree Robotics dan AgiBot juga menarik perhatian yang cukup besar.

Perusahaan-perusahaan Eropa khawatir bukan hanya karena tertinggal secara teknologi. Banyak ahli memperingatkan bahwa jika AI fisik menjadi dasar manufaktur masa depan yang tidak dapat dikuasai Eropa, kawasan ini dapat kehilangan lebih banyak pabrik dan lapangan kerja.

Olivier Scalabre, kepala Boston Consulting Group (BCG) diPrancis, pernah memperingatkan bahwa hingga 40% dari output industri Eropa dapat terancam jika kawasan tersebut tidak beradaptasi dengan gelombang baru AI.

Asosiasi robotika Eropa, euRobotics, juga menyerukan kepada Uni Eropa untuk mengembangkan strategi pengembangan robotika sendiri, mengingat hal itu sebagai prioritas mendesak untuk mempertahankan daya saing industri.

Menurut banyak pemimpin bisnis yang menghadiri konferensi tersebut, robot dapat menciptakan revolusi yang mirip dengan apa yang dilakukan komputer pribadi pada tahun 1980-an.

Jeff Cardenas, CEO perusahaan robotika humanoid Amerika, Apptronik, percaya bahwa robot akan muncul di hampir semua industri dalam dekade berikutnya, mulai dari manufaktur dan logistik hingga perawatan kesehatan dan jasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Rekomendasi
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Prilly Latuconsina Rela...
Prilly Latuconsina Rela Gelapkan Kulit dan Belajar Bahasa Arab demi Film Baru Baim Wong
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved