PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

Selasa, 07 Juli 2026 - 22:48 WIB
loading...
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Desak Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan. Foto/ Daily
A A A
GENEWA - Kecerdasan buatan berkembang pesat dan diterapkan semakin luas, sehingga memunculkan kebutuhan akan pengelolaan teknologi ini secara bertanggung jawab.

AI berkembang begitu pesat sehingga bahkan para penciptanya pun kesulitan untuk mengimbanginya. Teknologi ini semakin banyak diterapkan dalam bidang ekonomi , lapangan kerja, keamanan, dan banyak bidang kehidupan lainnya.

Tantangan saat ini bukan hanya memanfaatkan AI, tetapi juga mengaturnya secara bertanggung jawab. Pada Dialog Global tentang Tata Kelola Kecerdasan Buatan, yang dibuka hari ini di Jenewa,Swiss , Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan pengembangan aturan global yang lebih harmonis untuk mengurangi risiko dan memastikan pengembangan AI yang bertanggung jawab.

Menurut Sekretaris Jenderal PBB, teknologi, yang dapat membentuk kembali perekonomian, mengubah dunia kerja, memengaruhi pemilihan umum, dan mengubah keseimbangan keamanan, diterapkan lebih cepat daripada siapa pun, termasuk mereka yang mengembangkannya.

Kepala Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan bahwa inovasi membutuhkan batasan. Kecerdasan buatan, agar dapat mengeluarkan potensi penuhnya, harus diatur.

Antonio Guterres berpendapat bahwa kecerdasan buatan telah dan sedang mengubah dunia. Pertanyaannya adalah apakah manusia secara kolektif akan membentuk transformasi ini, atau apakah transformasi inilah yang akan membentuk manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Ford Gunakan AI untuk...
Ford Gunakan AI untuk Hidupkan Kembali Aurora Tahun 1964
Rekomendasi
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Susunan Pemain Indonesia...
Susunan Pemain Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Starter
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved