Miris, Ini Pengakuan Moderator Video Porno Pornhub yang Menyedihkan

Minggu, 19 Maret 2023 - 10:57 WIB
loading...
A A A
Penyedia layanan itu diwajibkan membuat laporan apabila ditemukan adanya pelanggaran tersebut. Masalahnya kewajiban itu hanya berlaku untuk perusahaan Amerika Serikat. Beda dengan Pornhub yang merupakan perusahaan Kanada.

"Undang-undang pelaporan hanya berlaku untuk perusahaan AS, jadi perusahaan internasional tidak berkewajiban untuk melaporkan materi pelecehan seksual anak atau terlibat sama sekali dengan kami," kata Yiota Souras.



Lemahnya kontrol dan ketiadaan peraturan yang mengikat akhirnya membuat Pornhub kerap bermasalah dengan anak-anak di bawah umur. Walaupun Pornhub mengaku berupaya keras untuk mencegah hal itu terjadi namun pelanggaran tetap berlangsung.

"Tidak ada pengguna yang dapat mengunggah konten ke platform kami tanpa mengunggah kartu identitas yang dikeluarkan pemerintah yang lolos verifikasi pihak ketiga," jelas MindGeek, perusahaan penyedia platform Pornhub kepada Insider.

MindGeek juga mengatakan setiap pengguna Pornhub memiliki kemampuan untuk menonaktifkan konten di platform tersebut apabila ditemukan pelanggaran. Mereka tinggal mengisi formulir permintaan penghapusan konten.

Kebijakan kami adalah untuk segera dan secara otomatis menonaktifkan materi untuk ditinjau lebih lanjut. Mereka juga mengaku mengerahkan banyak moderator untuk meninjau seluruh konten yang masuk ke Pornhub.

"Kritikan yang menyebutkan kami tidak memiliki cukup moderator untuk meninjau secara menyeluruh semua konten yang diunggah adalah salah. Perjuangan melawan materi ilegal di internet harus dipimpin oleh kebijakan, data, dan fakta yang efektif, dan MindGeek berkomitmen untuk tetap menjadi yang terdepan dalam hal ini," tegas MindGeek.
(wsb)
Halaman :
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.7031 seconds (0.1#10.140)