Meta Hapus 63 Ribu Akun Penipuan Siber

Jum'at, 26 Juli 2024 - 21:02 WIB
loading...
Meta Hapus 63 Ribu Akun...
Meta menghapus ribuan akun dalam beberapa pekan terakhir karena terlibat dalam skema pemerasan finansial dan distribusi skrip pemerasan. Foto/The Sun
A A A
JAKARTA - Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, Meta hapus 63.000 akun terkait jaringan penipuan. Dalam laporan kuartal pertama 2024, Meta menghapus akun-akun tadi dalam beberapa pekan terakhir karena keterlibatannya dalam skema pemerasan finansial dan distribusi skrip pemerasan. Laporan tersebut menyoroti upaya signifikan Meta untuk mengurangi aktivitas penipuan di platformnya.

The Sun, Jumat (27/7/2024) melansir laporan tersebut juga mengungkapkan pembongkaran jaringan yang lebih kecil dari 2.500 akun terkait dengan sekitar 20 individu. Jaringan ini secara khusus menargetkan pria dewasa di Amerika Serikat menggunakan identitas palsu.

Selain itu, Meta menghapus sekitar 7.200 aset di Nigeria, termasuk 1.300 akun Facebook, 200 pages, dan 5.700 grup yang memfasilitasi penipuan. Aset-aset ini menawarkan skrip dan panduan penipuan serta berbagi tautan ke koleksi foto yang digunakan untuk membuat akun palsu.

Meta menjelaskan bahwa akun-akun tersebut diidentifikasi dan dinonaktifkan menggunakan sinyal teknis canggih dan investigasi menyeluruh, memperkuat sistem deteksi otomatisnya. Perusahaan menekankan bahwa pemerasan finansial adalah kejahatan tanpa batas, diperburuk oleh aktivitas Yahoo Boys, sekelompok peretas siber longgar dari Nigeria yang khusus melakukan berbagai penipuan.

Baca Juga: Meta Hapus Lebih dari 150 Akun Medsos Terkait Hamas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Dewi Perssik Polisikan...
Dewi Perssik Polisikan Akun Facebook Pencatut Nama, Terancam 10 Tahun Penjara
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
Rekomendasi
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Infografis
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Hapus Departemen Pendidikan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved