Meta Hapus 63 Ribu Akun Penipuan Siber

Jum'at, 26 Juli 2024 - 21:02 WIB
loading...
A A A
Selain menghapus akun, Meta melaporkan bahwa beberapa scammer telah menargetkan anak di bawah umur, yang mengarah pada rujukan ke Pusat Nasional untuk Anak yang Hilang dan Dieksploitasi (NCMEC). Meta juga telah bekerja sama dengan perusahaan teknologi lainnya melalui program Lantern Tech Coalition untuk mengatasi penipuan lintas platform.

Upaya Meta tergolong proaktif dalam membantu penegakan hukum dalam penyelidikan dan penuntutan, menanggapi permintaan hukum, dan memberi tahu pihak berwenang tentang ancaman yang akan datang. Meta juga mendanai dan mendukung NCMEC dan Proyek Boost dari International Justice Mission yang melatih penegak hukum secara global, termasuk sesi baru-baru ini di Nigeria dan Pantai Gading.

Baca Juga: Meta Blokir Ribuan Akun yang Digunakan Memata-matai Pengguna Facebook

Dalam perkembangan terkait, Meta baru-baru ini menghadapi denda sebesar 220 juta dollar AS dari Komisi Perlindungan Konsumen dan Persaingan Federal Nigeria (FCCPC) karena pelanggaran hukum perlindungan data terkait WhatsApp. Investigasi FCCPC dimulai pada Mei 2021 menemukan bahwa kebijakan privasi Meta melanggar hak pengguna melalui berbagi data tanpa izin dan praktik diskriminatif.

Meta berencana untuk mengirim somasi atas denda tersebut karena tidak setuju dengan temuan dan hukumannya, sementara FCCPC bertujuan untuk memastikan perlakuan yang adil bagi pengguna Nigeria dan kepatuhan terhadap peraturan setempat.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Cara Menggunakan Asisten...
Cara Menggunakan Asisten Gratisan Meta AI di WhatsApp, bisa Apa Saja?
Dewi Perssik Polisikan...
Dewi Perssik Polisikan Akun Facebook Pencatut Nama, Terancam 10 Tahun Penjara
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
PP Tunas Tak Dipatuhi,...
PP Tunas Tak Dipatuhi, Google dan Meta Dipanggil Komdigi
Rekomendasi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved