Webinar Siber Kreasi x BuddyKu Ungkap Cara Menciptakan Lingkungan Online yang Aman

Senin, 26 September 2022 - 19:13 WIB
loading...
Webinar Siber Kreasi x BuddyKu Ungkap Cara Menciptakan Lingkungan Online yang Aman
Lingkungan online yang aman saat ini menjadi penting ditengah gempuran berbagai media sosial. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Sebagai warga digital, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan online yang aman. Hal tersebut disampaikan oleh Amy Kamila dalam webinar Siber Kreasi bertema “Etika Warga Digital” yang ditonton oleh 250 perserta.

Menurut Amy, ada tiga cara menciptakan lingkungan online yang aman. Pertama, sebagai warga digital masyarakat merefleksikan diri pada jejak digital yang dibuat pada akun pribadi mereka.

Kedua, menjalin hubungan yang bertanggung jawab dalam arti yang positif. Dan terakhir sebagai warga digital masyarakat harus dapat berpikir kritis dan tidak cepat-cepat untuk membuat kesimpulan.

“Kita sering sekali mendapatkan informasi yang salah. Mungkin kita lihat suatu konten cuma 15 detik, padahal kontennya 1 jam-2 jam,” ujar Amy.

Selanjutnya Amy juga membahas mengenai pola komunikasi digital yang kelihatannya hanya dilakukan secara online tetapi tetap memerlukan perhatian agar tidak terjadi hal yang tidak dinginkan.

Dengan menerapkan prinsip dan mengetahui hak serta kewajiban sebagai warga digital setidaknya masyarakat dapat menggunakan kecanggihan digital dengan sehat dan aman.

Menurut Yusuf Maulana dari BuddyKu menambahkan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan di dunia maya.

Pertama yakni goals atau tujuan sebagai warga digital dalam menggunakan internet. Kedua, banyak konteks yang perlu diperhatikan. ”Seperti situasi dan kondisi orang yang kita ajak berkomunikasi, meskipun online tapi hal tersebut menjadi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman atau orang lain menjadi tersinggung,” ungkapnya.

BACA JUGA: Doomscrolling, Sebutan Terlalu Banyak Melihat Konten Negatif

Ketiga adalah autentik. Artinya, saat menggunakan teknologi terlebih media sosial akan jauh lebih baik jika kita tetap menjadi pribadi yang sama seperti di dunia nyata.

“Kalau bisa sih autentik aja di dunia nyata saya seperti ini, di media sosial juga saya seperti ini,” ungkap Yusuf Maulana.
(dan)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1587 seconds (11.97#12.26)