Bahan Kimia dalam Plastik Dikaitkan dengan Kematian Akibat Penyakit Jantung
Kamis, 01 Mei 2025 - 22:26 WIB
loading...
Penyakit Jantung. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
NEW YORK - Bahan kimia yang umum digunakan dalam kemasan makanan, plastik, losion, dan sampo telah dikaitkan dengan ratusan ribu kematian akibat penyakit jantung, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal eBioMedicine.
BACA JUGA - Perbedaan Gejala Henti Jantung, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung
Ftalat, bahan kimia yang digunakan dalam kemasan makanan, plastik, losion, dan sampo, dikaitkan dengan lebih dari 350.000 kematian akibat penyakit jantung pada tahun 2018.
Sekitar 75% kematian akibat ftalat terjadi di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Pasifik, yang menyoroti kekhawatiran tentang sampah plastik di negara-negara berkembang.
Ftalat telah dikaitkan dengan masalah kesuburan pria, penyakit jantung, obesitas, dan ADHD, dan masih diizinkan dalam kemasan makanan di Amerika Serikat.
BACA JUGA - Perbedaan Gejala Henti Jantung, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung
Ftalat, bahan kimia yang digunakan dalam kemasan makanan, plastik, losion, dan sampo, dikaitkan dengan lebih dari 350.000 kematian akibat penyakit jantung pada tahun 2018.
Sekitar 75% kematian akibat ftalat terjadi di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Pasifik, yang menyoroti kekhawatiran tentang sampah plastik di negara-negara berkembang.
Ftalat telah dikaitkan dengan masalah kesuburan pria, penyakit jantung, obesitas, dan ADHD, dan masih diizinkan dalam kemasan makanan di Amerika Serikat.
Lihat Juga :