Kejahatan Phishing Kini Berkeliaran di Twitter dan Discord
Kamis, 14 Juli 2022 - 16:27 WIB
loading...
Kejahata Phising kini berkeliaran di Twitter dan Discord. FOTO/ IST
A
A
A
MENLO PARK - Selama ini para peretas menggunakan email untuk melancarkan aksinya menebar phishing . Namun sekarang, mereka mulai beralih ke media yang lebih modern, yakni Twitter dan Discord.
Metode untuk mendapatkan kredensial pengguna mungkin tidak asing bagi mereka yang lebih paham teknologi, tetapi tidak semua orang mengetahui itu.
BACA JUGA - Cisco Umbrella Katanya Efektif Tangkis Serangan Hacker
Bagi pengguna Twitter, biasanya mereka diperingatkan tentang pesan langsung yang memberi tahu bahwa akun mereka telah dilaporkan karena perilaku buruk.
Sementara itu, peretas Discord membuat korbannya menjadi korban penipuan lama di mana mereka diberitahu tentang foto atau video eksplisit mereka yang diunggah ke server obrolan yang didedikasikan untuk mempermalukan orang.
Seperti halnya peretasan media sosial serupa, mengeklik tautan di dalam salah satu pesan langsung ini, yang sering kali berasal dari akun terverifikasi yang disusupi, mengirim korban ke halaman yang tampak seperti halaman masuk Twitter.
Pada kenyataannya, ini adalah halaman yang dirancang oleh penjahat untuk mencuri kredensial pengguna, seperti dilansir dari TechSpot, Kamis (14/7/2022).
Metode untuk mendapatkan kredensial pengguna mungkin tidak asing bagi mereka yang lebih paham teknologi, tetapi tidak semua orang mengetahui itu.
BACA JUGA - Cisco Umbrella Katanya Efektif Tangkis Serangan Hacker
Bagi pengguna Twitter, biasanya mereka diperingatkan tentang pesan langsung yang memberi tahu bahwa akun mereka telah dilaporkan karena perilaku buruk.
Sementara itu, peretas Discord membuat korbannya menjadi korban penipuan lama di mana mereka diberitahu tentang foto atau video eksplisit mereka yang diunggah ke server obrolan yang didedikasikan untuk mempermalukan orang.
Seperti halnya peretasan media sosial serupa, mengeklik tautan di dalam salah satu pesan langsung ini, yang sering kali berasal dari akun terverifikasi yang disusupi, mengirim korban ke halaman yang tampak seperti halaman masuk Twitter.
Pada kenyataannya, ini adalah halaman yang dirancang oleh penjahat untuk mencuri kredensial pengguna, seperti dilansir dari TechSpot, Kamis (14/7/2022).
Lihat Juga :