Studi Sebut 40% Mahasiswa Kecanduan Ponsel Cerdas

Rabu, 03 Maret 2021 - 22:57 WIB
loading...
Studi Sebut 40% Mahasiswa Kecanduan Ponsel Cerdas
Studi yang dilakukan University College London mengungkap banyak mahasiswanya yang kecanduan smartphone. Foto/Dok SINDOnews
LONDON - University College London , hari ini, menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan jumlah yang mengejutkan dari mahasiswanya yang kecanduan smartphone . Baca juga: Rekomendasi Smartphone 5G yang Bisa Dibeli di Pasar Indonesia

Studi tersebut menyelidiki hubungan antara kecanduan smartphone dan kualitas tidur pada 1.043 orang berusia 18 hingga 30 tahun. Survei meminta orang dewasa muda mengisi kuesioner kecanduan ponsel cerdas, menyelesaikan Indeks Skor Kualitas Tidur Pittsburgh yang disesuaikan, dan menjawab pertanyaan baik secara langsung maupun online selama 40 hari sebelum jawaban dievaluasi.

Phone Arena mencatat, penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan yang menunjukkan 39% orang dewasa muda mungkin kecanduan ponsel dan menderita kurang tidur karenanya. Kesimpulannya, memperhitungkan jumlah jam peserta menggunakan ponsel mereka setiap hari, mengukur pola tidur, dan mencatat penurunan dalam bersosialisasi serta perasaan negatif seperti kecemasan ketika subjek jauh dari ponsel cerdas mereka.

Studi tersebut menyatakan:
Prevalensi keseluruhan kecanduan smartphone adalah 38,9%. Ini termasuk 35,7% laki-laki yang kecanduan dan 40,1% perempuan.

Untuk peserta survei berusia di bawah 21 tahun, 42,2% menunjukkan kecanduan ponsel cerdas, dibandingkan 34,2% dan 28,0% peserta berusia masing-masing 22-25 tahun dan lebih dari 26 tahun. Dari peserta yang menggunakan ponsel cerdas mereka selama 2 jam atau kurang per hari, 20,3% kecanduan, dibandingkan 53,9% dari mereka yang menggunakannya selama lebih dari 5 jam.



Dari mereka yang berhenti menggunakan perangkat mereka lebih dari satu jam sebelum waktu tidur, 23,8% menunjukkan kecanduan, dibandingkan dengan 42,0% dari mereka yang berhenti <30 menit sebelum waktu tidur. Baca juga: Mobil Huawei Pertama Diluncurkan di Bulan April 2021, Ini Penampakannya
(iqb)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE