Singapura Memperketat Aturan Waktu Anak-anak Bermain HP

Selasa, 21 Januari 2025 - 23:23 WIB
loading...
Singapura Memperketat...
Singapura Memperketat Aturan Waktu Anak-anak Bermain HP. FOTO/ DAILY
A A A
TOKYO - Singapura telah memperkenalkan tindakan yang lebih ketat untuk mengendalikan penggunaan layar di kalangan anak-anak di sekolah dan prasekolah sebagai bagian dari inisiatif kesehatan multi-kementerian yang diluncurkan pada hari Selasa (21/1/2024).

BACA JUGA - Hindari Anak Kecanduan HP, Ayah Ini Jadikan Rumahnya Istana Bermain

Seperti dilansir dari Xianhua, mulai 1 Februari, prasekolah akan memberlakukan peraturan baru yang melarang penggunaan HP untuk anak di bawah 18 bulan dan membatasinya untuk tujuan pembelajaran dan pengajaran bagi anak berusia 18 bulan hingga enam tahun, menurut pernyataan bersama dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Sosial dan Pembangunan Keluarga.

Para pendidik juga akan dipandu untuk memprioritaskan 'pengalaman yang bermakna' dibandingkan aktivitas yang tidak aktif seperti waktu menonton layar yang lama dan duduk terlalu lama.

Sekolah dasar dan menengah telah menerapkan tindakan serupa, mengharuskan siswa untuk menyimpan ponsel mereka di area yang ditentukan selama sesi belajar dan membatasi penggunaan perangkat pada waktu dan lokasi tertentu seperti saat istirahat atau setelah sekolah.

Kementerian Kesehatan juga telah memperbarui rekomendasinya kepada orang tua, dengan merekomendasikan waktu menonton layar kurang dari satu jam per hari untuk anak-anak berusia tiga hingga enam tahun, dan kurang dari dua jam untuk mereka yang berusia tujuh hingga 12 tahun, tidak termasuk pekerjaan sekolah. Orang tua juga didesak untuk membatasi akses anak-anak ke perangkat seluler dan media sosial.

Langkah ini merupakan bagian dari 'Grow Well SG', strategi promosi kesehatan nasional baru yang diluncurkan oleh ketiga kementerian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Rekomendasi
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved