Sanggup Proses 583 Ribu Transaksi Belanja Per Detik, Alibaba Cloud Terbaik Versi Gartner

Selasa, 01 Desember 2020 - 22:47 WIB
loading...
Sanggup Proses 583 Ribu Transaksi Belanja Per Detik, Alibaba Cloud Terbaik Versi Gartner
Gara-gara kemampuannya menghandle Festival Belanja Global Alibaba 11.11, Alibaba Cloud dilabeli terbaik versi Gartner.
A A A
JAKARTA - Alibaba Cloud adalah lini bisnis teknologi digital dan inteligensi dari Alibaba Group. Perusahaan tersebut dinobatkan yang terbaik pada kategori Cloud Database Management Systems (DBMS) di Gartner Magic Quadrant 2020. BACA JUGA: Bikin Weekend Makin Seru, Begini Cara Nikmati Audio Visual Imersif Tablet Galaxy Tab A7

Kriteria penilaian pada laporan Gartner ini meliputi, ketanggapan pada pasar, rekam jejak perusahaan, pengalaman pelanggan, pemahaman pasar, strategi pemasaran, model bisnis, serta inovasi.

”Perusahaan yang dinobatkan sebagai Leader adalah perusahaan yang telah menunjukkan kapabilitas manajemen database terbaik, yang bisa mendukung berbagai prosedur olah data dan model pengembangan (seperti multicloud, intercloud, dan hybrid),” tulis keterangan mereka.

Gartner menyebut, penghargaan itu diberikan untuk perusahaan yang berhasil menghadirkan kepuasan dan layanan pelanggan tingkat tinggi, terutama di bidang performa, scalability, kehandalan, dan dukungan teknologi.

Sanggup Proses 583 Ribu Transaksi Belanja Per Detik, Alibaba Cloud Terbaik Versi Gartner

Sistem database Alibaba Cloud berperan penting dalam mendukung Festival Belanja Global 11.11 Alibaba.

Cloud-native relational database termasuk PolarDB, cloud-native data warehouse AnalyticDB, dan cloud-native multi-model database Lindorm, tepat di puncak festival belanja, telah memproses pemesanan hingga 583.000 transaksi per detik secara nonstop.

Festival belanja terbesar di dunia ini menghasilkan nilai total transaksi sebesar Rp790 triliun atau sekitar USD74,1 miliar dalam Gross Merchandise Volume (GMV) dalam waktu 11 hari.

PolarDB sendiri mencetak rekor baru dengan memproses 140 juta query per detik di puncak acara 11.11, meningkat 60% dari tahun lalu. AnalyticDB, cloud-native data warehouse yang dikembangkan sendiri oleh Alibaba Cloud, memproses hingga 7,7 triliun baris data secara real-time. Angka ini setara dengan 15x lipat data dari semua Arsip Web Inggris di British Library.

BACA JUGA: Begini Cara Huawei Menarik Konsumen Agar Terjerumus ke Ekosistem Mereka

Selain itu, PolarDB-X (versi PolarDB yang didistribusikan) dan AnalyticDB membantu China Post menangani lebih dari 100 juta pesanan selama 11.11, dimana sekitar 100.000 pelanggan China Post mengecek status paket secara online dan real-time.

Cloud adalah Masa Depan
Pada 2020, Gartner memprediksi bahwa 75% database akan bermigrasi ke platform cloud. Alibaba Cloud pun melihat perkembangan tren senada, dimana permintaan DBMS milik Alibaba Cloud melonjak 2x lipat dari tahun lalu.

Tren ini terjadi karena semakin banyak perusahaan yang mengadopsi teknologi database untuk mengantisipasi dampak jangka panjang pandemi. Saat ini, Alibaba Cloud memiliki lebih dari 100.000 pelanggan perusahaan yang bergerak di berbagai industri, seperti ritel, fintech, logistik, manufaktur, gim, dan pendidikan.

”Di era cloud-native seperti sekarang, sangat penting bagi perusahaan untuk memanfaatkan layanan dan inovasi Database as a Service (DBaaS) dalam mengakomodir aplikasi-aplikasi dengan fungsi multitasking yang tinggi, seperti pada industri e-commerce, game online, dan fintech. Perusahaan-perusahaan Fortune 500 telah mengandalkan layanan Cloud DBaaS kami untuk mobile apps, back-up, serta uji coba,” beber Li Feifei, Presiden Bisnis Database Alibaba Cloud Intelligence.
(dan)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1798 seconds (10.177#12.26)