Begini Cara Huawei Menarik Konsumen Agar Terjerumus ke Ekosistem Mereka
Senin, 30 November 2020 - 23:12 WIB
loading...
Huawei berupaya memberi pengalaman dan kemudahan konsumen dalam merasakan ekosistem mereka.
A
A
A
JAKARTA - Di Tiongkok nomer 1, di Indonesia Huawei terus berupaya mencoba membuat semakin banyak orang masuk ke dalam ekosistem mereka. Dengan banyaknya gerai mewah di Indonesia, ini menegaskan mereka serius. BACA JUGA: Bikin Weekend Makin Seru, Begini Cara Nikmati Audio Visual Imersif Tablet Galaxy Tab A7
Keseriusan Huawei harus digaris bawahi. Sebab, sebelumnya vendor terbesar di China itu terkesan maju-mundur dan tarik ulur di Indonesia. Kini, sepertinya mereka benar-benar serius. Walau, terpaksa kerjanya 2 kali lebih keras karena ketiadaan dukungan Google di perangkat mereka.
Strategi yang dipakai Huawei sejak setahun lalu di Indonesia adalah ini: 1+8+N. Intinya, strategi tersebut menghubungkan perangkat utama yakni smartphone dengan perangkat elektronik pintar lainnya untuk dapat saling terkoneksi secara seamless.
Jadi, Huawei tidak sekadar jualan ponsel di Indonesia. Tapi, benar-benar jualan ekosistem. Kenapa harus ekosistem? Seperti pengguna iPhone yang kemudian membeli MacBook dan Apple Watch, Huawei ingin pengguna ponsel mereka juga membeli smartwatch, serta laptop Huawei.
Caranya gimana? Untuk bisa menarik konsumen ke dalam ekosistem, mau tidak mau mereka harus sering nampang. Dan solusinya adalah memperbanyak toko offline. Supaya orang bisa langsung mencoba produk mereka.
Keseriusan Huawei harus digaris bawahi. Sebab, sebelumnya vendor terbesar di China itu terkesan maju-mundur dan tarik ulur di Indonesia. Kini, sepertinya mereka benar-benar serius. Walau, terpaksa kerjanya 2 kali lebih keras karena ketiadaan dukungan Google di perangkat mereka.
Strategi yang dipakai Huawei sejak setahun lalu di Indonesia adalah ini: 1+8+N. Intinya, strategi tersebut menghubungkan perangkat utama yakni smartphone dengan perangkat elektronik pintar lainnya untuk dapat saling terkoneksi secara seamless.
Jadi, Huawei tidak sekadar jualan ponsel di Indonesia. Tapi, benar-benar jualan ekosistem. Kenapa harus ekosistem? Seperti pengguna iPhone yang kemudian membeli MacBook dan Apple Watch, Huawei ingin pengguna ponsel mereka juga membeli smartwatch, serta laptop Huawei.
Caranya gimana? Untuk bisa menarik konsumen ke dalam ekosistem, mau tidak mau mereka harus sering nampang. Dan solusinya adalah memperbanyak toko offline. Supaya orang bisa langsung mencoba produk mereka.
Lihat Juga :