Simak Perbedaan Paspor Elektronik Polikarbonat dengan Paspor Biasa

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 19:05 WIB
loading...
Simak Perbedaan Paspor...
Paspor Elektronik Polikarbonat merupakan peningkatan signifikan dari paspor elektronik biasa dengan menawarkan keamanan, ketahanan, dan efisiensi yang lebih baik. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Indonesia telah menghadirkan jenis paspor baru yaitu Paspor Elektronik Polikarbonat. Paspor ini dirancang dengan teknologi terkini untuk meningkatkan keamanan, ketahanan, dan efisiensi dalam perjalanan internasional.

Adapun biaya untuk permohonan paspor lembar polikarbonat sama seperti paspor elektronik lembar laminasi, yakni sebesar Rp650.000. Hanya saja, paspor elektronik polikarbonat tidak tersedia dalam jumlah yang banyak. Sehingga, masyarakat harus rela menunggu lebih lama jika menginginkan paspor tersebut.

Apa saja perbedaannya dengan paspor elektronik biasa?

1. Material Lebih Kuat dan Tahan Lama

Seperti namanya, Paspor Elektronik Polikarbonat menggunakan material polikarbonat untuk halaman datanya. Polikarbonat adalah jenis plastik yang sangat kuat dan tahan lama, sehingga paspor ini lebih tahan terhadap sobek, bengkok, air, dan suhu ekstrem. Hal ini berbeda dengan paspor elektronik biasa yang menggunakan kertas khusus.

2. Teknologi Chip dan Antena Terintegrasi

Paspor Elektronik Polikarbonat dilengkapi dengan chip dan antena yang tertanam di dalam halaman data polikarbonat. Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi yang lebih cepat dan akurat karena data di dalam chip dapat dibaca secara nirkabel. Pada paspor elektronik biasa, chip terletak di sampul paspor.

3. Fitur Keamanan yang Ditingkatkan

Paspor Elektronik Polikarbonat memiliki fitur keamanan yang lebih canggih untuk mencegah pemalsuan. Beberapa fitur tersebut antara lain:
- Data biometrik yang terenkripsi di dalam chip: Memastikan keaslian identitas pemegang paspor.
- Tanda air Ghost Image: Gambar bayangan yang hanya terlihat pada sudut tertentu.
- Halaman data dengan teknologi laser engraving: Membuat data lebih sulit untuk diubah atau dipalsukan.
- Desain yang unik dan sulit ditiru: Menggunakan elemen desain khusus yang sulit dipalsukan.

4. Proses Penerbitan Lebih Cepat

Penggunaan teknologi terkini dalam proses produksi memungkinkan penerbitan Paspor Elektronik Polikarbonat lebih cepat dibandingkan paspor elektronik biasa.


Manfaat Paspor Elektronik Polikarbonat

- Keamanan yang lebih tinggi: Mencegah pemalsuan dan penyalahgunaan paspor.

- Ketahanan yang lebih baik: Paspor lebih awet dan tahan lama.

-Efisiensi waktu: Mempercepat proses pemeriksaan imigrasi.

- Meningkatkan citra Indonesia: Menunjukkan bahwa Indonesia telah mengadopsi teknologi terkini dalam dokumenperjalanan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bisakah Buat Paspor...
Bisakah Buat Paspor Online? Simak Penjelasannya
Data BPJS Ketenagakerjaan...
Data BPJS Ketenagakerjaan Bocor, Kominfo: Sedang Diinvestigasi
35 Juta Data Paspor...
35 Juta Data Paspor yang Bocor Hampir Pasti Benar, Penyebab Belum Diketahui
34 Juta Data Paspor...
34 Juta Data Paspor WNI Dibobol, Ini 4 Risiko Terburuknya!
Kominfo Sebut 35 Juta...
Kominfo Sebut 35 Juta Data Paspor WNI yang Bocor Tidak Valid
35 Juta Data Paspor...
35 Juta Data Paspor WNI Bocor dan Dijual Rp150 Juta, Warganet: Murah Banget!
Serba-serbi Bikin Paspor...
Serba-serbi Bikin Paspor Jalur Online lewat M-Paspor, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Cara Antre Paspor Online...
Cara Antre Paspor Online dan Syarat-syaratnya, Gampang Kok!
Terkuat di Dunia, Ini...
Terkuat di Dunia, Ini 194 Negara Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Singapura
Rekomendasi
Kondisi Raja Charles...
Kondisi Raja Charles III Stabil usai Dirawat Akibat Efek Samping Pengobatan Kanker
2 Bulan Tak Dibayar,...
2 Bulan Tak Dibayar, Ratusan Guru Honorer di Pelalawan Riau Tuntut Pembayaran Gaji
Gempa Besar 7,7 SR,...
Gempa Besar 7,7 SR, Gedung Pencakar Langit di Bangkok Roboh
Berita Terkini
Dituduh Hindari Pajak,...
Dituduh Hindari Pajak, India Denda Samsung
2 jam yang lalu
Kebijakan Tunas: Negara...
Kebijakan Tunas: Negara Turun Tangan Lindungi Anak di Ruang Siber
3 jam yang lalu
Sel kulit Manusia Diklaim...
Sel kulit Manusia Diklaim Diam-diam Berteriak untuk Berkomunikasi
7 jam yang lalu
Struktur Piramida Berusia...
Struktur Piramida Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Gurun Yudea
8 jam yang lalu
Donald Trump Siap Turunkan...
Donald Trump Siap Turunkan Tarif TikTok agar Cepat Terjual
10 jam yang lalu
Militer AS Uji Coba...
Militer AS Uji Coba Kirim Paket ke Luar Angkasa Pakai Roket Kargo
12 jam yang lalu
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved