Data BPJS Ketenagakerjaan Bocor, Kominfo: Sedang Diinvestigasi
Jum'at, 28 Juni 2024 - 16:11 WIB
loading...
Data BPJS Ketenagakerjaan diduga dibagikan di BreachForums oleh peretas. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus menjadi sorotan. Belum selesai kasus ransomware di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS 2), bertubi-tubi dugaan kasus kebocoran data baru menyeruak. Salah satunya, dugaan kebocoran data BPJS Ketenagakerjaan.
![Data BPJS Ketenagakerjaan Bocor, Kominfo: Sedang Diinvestigasi]()
Teguh Afriyandi, Direktur Pengendalian Aptika Ditjen Aptika Kominfo
“Kami sudah terima laporan BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini sedang diinvestigasi lebih lanjut," kata Teguh Afriyandi, Direktur Pengendalian Aptika Ditjen Aptika Kominfo saat ditemui di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2024).
“Hasil investigasi itu akan memberitahu apakah insiden tersebut benar atau tidak. Atau malah insiden lama. Ada tim kami yang melakukan investigasi," tambahnya.
Ia menekankan bahwa dalam hal ini Ditjen Aptika Kominfo bukan pihak yang menangani aspek keamanan.
Sebelumnya, ramai di media sosial informasi bahwa data BPJS Ketenagakerjaan diduga dibobol. Informasi ini diunggah akun X @FalconFeedsio, Kamis, 27 Juni 2024.
FalconFeeds sendiri adalah platform keamanan siber yang kerap melaporkan kasus peretasan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Teguh Afriyandi, Direktur Pengendalian Aptika Ditjen Aptika Kominfo
“Kami sudah terima laporan BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini sedang diinvestigasi lebih lanjut," kata Teguh Afriyandi, Direktur Pengendalian Aptika Ditjen Aptika Kominfo saat ditemui di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2024).
“Hasil investigasi itu akan memberitahu apakah insiden tersebut benar atau tidak. Atau malah insiden lama. Ada tim kami yang melakukan investigasi," tambahnya.
Ia menekankan bahwa dalam hal ini Ditjen Aptika Kominfo bukan pihak yang menangani aspek keamanan.
Sebelumnya, ramai di media sosial informasi bahwa data BPJS Ketenagakerjaan diduga dibobol. Informasi ini diunggah akun X @FalconFeedsio, Kamis, 27 Juni 2024.
FalconFeeds sendiri adalah platform keamanan siber yang kerap melaporkan kasus peretasan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Lihat Juga :