Jelang Pelarangan TikTok di AS, Donald Trump Siapkan Perjanjian Baru

Kamis, 27 Maret 2025 - 15:47 WIB
loading...
Jelang Pelarangan TikTok...
Jelang Pelarangan TikTok di AS. FOTO/ DAILY
A A A
BEIJING - Donald Trump mengatakan Amerika Serikat (AS) akan memiliki "bentuk perjanjian" untuk mempertahankan akses ke TikTok di negara tersebut.

BACA JUGA - Profil CEO TikTok Shou Zi Chew yang Larang Anaknya Bermain TikTok

Jika tidak ada kesepakatan yang dicapai, Presiden AS menekankan, ia mungkin akan menunda larangan terhadap aplikasi video pendek yang populer tersebut.

"Saya berhak membuat kesepakatan dan memperpanjangnya jika saya mau. Jadi, kita lihat saja apakah kesepakatan itu ada atau tidak," kata Trump saat menjawab pertanyaan wartawan di Ruang Oval, di sini, pada hari Rabu.

Pada saat yang sama, ia berkata: "Ada banyak cara untuk membeli TikTok dan kami akan menemukan yang terbaik untuk negara ini."

Presiden juga mengatakan China perlu "berperan" dalam mencapai kesepakatan mengenai aplikasi tersebut, tetapi ia menyatakan kesediaan untuk mempertimbangkan pengurangan tarif jika Beijing dapat menyelesaikan masalah TikTok.

Pada hari Selasa, media internasional melaporkan bahwa TikTok, yang dianggap sebagai platform media sosial paling berpengaruh di dunia, akan dilarang lagi mulai 4 April jika belum dijual ke entitas yang berbasis di AS.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Kekayaan Laut Indonesia...
Kekayaan Laut Indonesia Diminta Dikelola dengan Inovasi Sains
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved