Pabrik Chipset China Paksa Mundur Tenaga Kerja dari Amerika

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 17:48 WIB
loading...
Pabrik Chipset China...
YMTC mencoba membangun lini manufaktur bebas AS dan mencegah Amerikanisasi. Foto: ist
A A A
CHINA - Yangtze Memory Technologies Corp (YMTC) , pabrik chipset asal China, meminta karyawan mereka yang berasal dari Amerika Serikat untuk angkat kaki dari perusahaan.

Mengapa? Ternyata, ini ada hubungannya dengan sanksi baru dari pemerintah AS yang akan merugikan manufaktur semikonduktor China tersebut.

Financial Times melaporkan bahwa sejumlah warga AS dipaksa untuk meninggalkan YMTC. Padahal, karyawan-karyawan tersebut menduduki posisi strategis, membantu menciptakan terobosan bagi YMTC di bidang produksi chip memori NAND.

"Tidak ada jalan lain (mereka harus pergi)," kata seorang insinyur senior di perusahaan seperti dilasnir dari TechSpot, Sabtu (29/10).

Memang sanksi apa yang dikeluarkan AS? Ternyata, sanksi yang diperkenalkan awal Oktober ini membatasi pengiriman barang elektronik buatan AS atau barang lain yang dapat digunakan China untuk membuat alat atau peralatan pembuat chipset.

Hal tersebut mencegah perusahaan non-China di negara lain menggunakan peralatan AS untuk melayani pelanggan China kecuali jika diberikan lisensi oleh AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Perusahaan Sedang Sulit,...
Perusahaan Sedang Sulit, Mantan CEO Intel Ajak 100 Ribu Karyawan Doa dan Puasa
Samsung vs China: Persaingan...
Samsung vs China: Persaingan Sengit di Industri Semikonduktor
Samsung Mulai Kembangkan...
Samsung Mulai Kembangkan Chip 2 Nm untuk Galaxy S26
Revolusi iPhone 17 Pro,...
Revolusi iPhone 17 Pro, Bakal Pakai Chipset Terkecil di Dunia
Intel Umumkan Chip Khusus...
Intel Umumkan Chip Khusus untuk Mendukung Kinerja AI
Ilmuwan Siap Gabungkan...
Ilmuwan Siap Gabungkan Jaringan Otak Manusia dengan Komputer
FDA Tolak Rencana Elon...
FDA Tolak Rencana Elon Musk untuk Tanam Chip di Otak Manusia
Banyak Manfaatnya, Ini...
Banyak Manfaatnya, Ini Ternyata Fungsi Chip di Plat Nomor Kendaraan
Rekomendasi
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Berita Terkini
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
Infografis
Robert Prevost, Paus...
Robert Prevost, Paus Pertama dari Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved