Riset: Laki-laki Lebih Sering Belanja Online Dibanding Wanita di 2021

Jum'at, 15 Juli 2022 - 13:00 WIB
loading...
A A A
1. Perempuan membeli lebih banyak produk dalam sekali transaksi
Sepanjang 2021, konsumen perempuan membeli lebih banyak produk melalui e-commerce, dengan rata-rata pembelian 45 produk bila dibandingkan dengan konsumen laki-laki yang membeli rata-rata 42 produk per tahun.

2. Laki-laki mengeluarkan uang lebih banyak dalam setiap transaksi
Saat melakukan transaksi, konsumen laki-laki mengeluarkan uang dengan jumlah yang lebih besar daripada konsumen perempuan. Rata-rata jumlah uang yang dikeluarkan oleh konsumen laki-laki berada pada Rp320.982 dan rata-rata konsumen perempuan di Rp289.163.

3. Perempuan lebih loyal terhadap 1 platform e-commerce
Sebanyak 57% konsumen perempuan cenderung memilih untuk berbelanja melalui 1 platform e-commerce, sedangkan konsumen laki-laki cenderung berimbang atau lebih dari 1 dalam memilih platform e-commerce.

4. Preferensi konsumen terhadap kategori produk yang dipengaruhi oleh gender
Berdasarkan preferensinya, konsumen laki-laki melakukan transaksi hampir dua kali lebih banyak untuk kategori otomotif dan elektronik, sementara perempuan lebih banyak untuk kebutuhan makanan, kesehatan dan kecantikan, serta fashion.

5. Top 3 kategori produk favorit berdasarkan jumlah transaksi antara laki-laki vs perempuan
Untuk konsumen laki-laki kategori produk pulsa dan voucher menduduki posisi pertama, diikuti oleh fashion dan aksesorisnya, dilanjutkan oleh kesehatan dan kecantikan. Sedangkan untuk konsumen perempuan, produk fashion dan aksesoris berada di posisi pertama, kemudian produk pulsa dan voucher, serta produk kesehatan dan kecantikan.

6. Perempuan mengeluarkan uang lebih banyak untuk kategori produk komputer dan gadget
Konsumen perempuan menghabiskan sekitar Rp2.892.039 untuk kategori produk komputer,
gadget dan aksesorisnya. Sedangkan konsumen laki-laki menghabiskan sekitar Rp2.108.342
untuk kategori produk yang sama.

BACA JUGA: Ludes Terjual, POCO F4 GT Diklaim Merusak Pasar dan Jadi HP Anti Kentang

Seiring kemudahan akses serta ekosistem digital yang semakin mendukung, tren belanja online melalui e-commerce akan terus menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia dan diprediksi akan terus meningkat, dengan jumlah transaksi e-commerce Indonesia di 2025 yang akan mencapai USD137,5 miliar atau Rp2,406 triliun.

“Pertumbuhan industri e-commerce akan berjalan beriringan dengan industri pembayaran digital, seperti Paylater,” ujar Indina Andamari.
(dan)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1972 seconds (11.252#12.26)