Jangan Keliru, Ini Perbedaan Laptop Merah Putih dan Laptop Kemendikbudristek

Senin, 02 Agustus 2021 - 08:23 WIB
loading...
Jangan Keliru, Ini Perbedaan...
Program Laptop Merah Putih dan program bantuan laptop ke sekolah sama-sama berhubungan dengan Kemendikbudristek, tapi sangat berbeda. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Belakangan isu laptop bantuan Kemendikbudristek ramai diperbincangkan. Bahkan, ada yang mengaitkannya dengan laptop merah putih. Padahal, walau secara tidak langsung ada hubungannya, tapi keduanya adalah dua hal yang sangat berbeda.

Laptop Kemendikbudristek
Kemendikbudristek memang sedang menganggarkan program laptop untuk pelajar. Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp2,4 triliun untuk 240 ribu laptop untuk sekolah.

BACA JUGA: Apa Plus Minus Chromebook, Laptop untuk Pelajar Pilihan Kemendikbud?

Maka, disimpulkan bahwa 1 unit laptop harganya Rp10 juta. Tapi, ternyata tidak seperti itu.

Pada 2021, ada paket teknologi informasi komunikasi (TIK) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 242.565 paket yang ditargetkan untuk 15.656 sekolah. Ini diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2021.

Namun, paket TIK ini bukan hanya laptop saja. Tapi juga peralatan lain seperti router, printer, dan scanner. Total ada 17.510 wireless router, 10.799 proyektor, 10.799 konektor, 8.205 printer, dan 6.527 scanner. Misalnya harga laptopnya Rp6 juta-Rp7 juta, maka sisanya untuk membeli perlengkapan pendukung tadi.

Jumlah laptop yang diterima tiap sekolah juga berbeda. Tergantung tingkatan SD, SMP, SMA, SMK, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Anggaran Rp2,4 triliun merupakan anggaran Kementerian Keuangan yang kemudian digunakan oleh Pemda untuk belanja kebutuhan laptop di sekolah di wilayahnya melalui e-katalog dari vendor dalam negeri. E-katalog itu berisi vendro yang sudah terdaftar dengan memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Mengapa harus ada syarat TKDN? Karena ini bagian dari rencana pemerintah untuk mendorong belanja Produk Dalam Negeri (PDN). Khususnya di sektor pendidikan. Dan Secara spesifik di produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). ”Kemendikbudristek mendorong penggunaan Produk Dalam Negeri dalam upaya digitalisasi sekolah untuk mewujudkan infrastruktur kelas dan sekolah masa depan,” tutur Nadiem Makarim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membandingkan Spek dan...
Membandingkan Spek dan Harga Laptop ChromeBook Pelajar Kemendikbudristek
Spek Minimal Laptop...
Spek Minimal Laptop Pelajar Kemendikbudristek, HDD 32 GB dan Harus Chrome OS
Kejagung Dalami Aliran...
Kejagung Dalami Aliran Dana Tersangka Nadiem di Kasus Pengadaan Laptop
Jadi Tersangka Pengadaan...
Jadi Tersangka Pengadaan Laptop, Kekayaan Nadiem di LHKPN Tercatat Rp600 Miliar
Riwayat Pendidikan Nadiem...
Riwayat Pendidikan Nadiem Makarim, Tersangka Dugaan Korupsi Laptop
Rekomendasi
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved