OTP SMS: Kelemahan dan Alasan Mengapa Masih Banyak Digunakan

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:10 WIB
loading...
OTP SMS: Kelemahan dan...
OTP SMS menjadi teknologi keamanan tambahan yang paling banyak digunakan kendati punya celah. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Selain kredensial seperti username dan password, penyedia layanan menambahkan satu layer perlindungan bagi pengguna agar lebih aman. Yakni OTP atau One Time Password. OTP yang secara de facto paling populer digunakan untuk melindungi kredensial adalah OTP menggunakan SMS.

Meski demikian, pakar keamanan siber Alfons Tanujaya menyebut bahwa OTP SMS justru paling lemah.

“OTP SMS kurang aman karena memanfaatkan protokol jadul SMS yang tidak terenkripsi. Sehingga bisa disadap dan dibaca ditengah jalan. Buktinya adalah APK pencuri SMS yang bisa membaca dan memforwardkan OTP SMS ke telegram penipu,” ungkapnya.

Selain itu, jika kartu SIM ponsel berhasil dikuasai orang lain, baik karena SIM Swap atau pengguna kartu prabayar yang melewati masa tenggang dan nomornya dijual kembali, maka OTP SMS ini tentu akan bisa dikuasai dan dibaca oleh pemegang kartu baru dan digunakan untuk mengeksploitasi akun yang bukan haknya.

Mengapa OTP SMS termasuk yang paling lemah tetapi tetap digunakan?

Meskipun OTP SMS rentan disadap dan mudah dieksploitasi, namun kenyataannya penggunaannya paling banyak dibandingkan metode OTP lain seperti Kalkulator Token yang lebih mahal karena harus membeli kalkulator token fisik atau Aplikasi Otentikasi seperti Google Authenticator atau Authy yang gratis tetapi sedikit lebih rumit dibandingkan OTP SMS.

OTP SMS paling banyak digunakan karena kemudahan penggunaannya dibandingkan OTP lain dimana layanan SMS sudah otomatis tersedia pada setiap nomor ponsel yang aktif. Nah, lakukan ini untuk melindungi OTP SMS:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Judi Online, Kominfo...
Cegah Judi Online, Kominfo Gunakan Jurus SMS Blast, Seberapa Efektif?
Waspada! APK Pencuri...
Waspada! APK Pencuri SMS 2.0 Lebih Berbahaya dengan Targeted SMS Phishing
Fitur Edit Pesan Google...
Fitur Edit Pesan Google Messages, Selamat Tinggal Salah Kirim Pesan
Pesan Teks dari Ponsel...
Pesan Teks dari Ponsel Kini Bisa Dikirim ke Luar Angkasa
Modus Penipuan Makin...
Modus Penipuan Makin Marak, Begini 5 Tips Aman Bertransaksi Digital di 2023
Waspada Bahaya Menulis...
Waspada Bahaya Menulis Pesan Sambil Berjalan, Ternyata Tak Cuma Jatuh atau Tertabrak Kendaraan
Terungkap Alasan Sindikat...
Terungkap Alasan Sindikat WNA Malaysia Lakukan Phising Bermodus Fake BTS di Indonesia
Waspada Penipuan SMS...
Waspada Penipuan SMS OTP dari Bank, Begini Modus dan Pencegahannya
Merajut Kemitraan Inovatif...
Merajut Kemitraan Inovatif Memperkuat Transaksi Perbankan dengan WhatsApp OTP
Rekomendasi
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved