3 Penyebab Hipotermia di Gunung seperti yang Dialami Pendaki Carstensz Rombongan Fiersa Besari

Senin, 10 Maret 2025 - 16:47 WIB
loading...
3 Penyebab Hipotermia...
Penyebab hipotermia di gunung menarik dipahami. Foto: Antara
A A A
JAKARTA - Terdapat sejumlah penyebab hipotermia di gunung yang bisa diketahui. Faktor-faktor tersebut sering menjadi ancaman serius bagi para pendaki, terutama di gunung dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Salah satu contoh nyata dari bahaya hipotermia terjadi dalam insiden pendakian di Puncak Carstensz yang menimpa rombongan Fiersa Besari baru-baru ini. Dalam tragedi di sana, dua pendaki perempuan, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, meninggal dunia di Puncak Carstensz diduga akibat mengalami hipotermia.

Lalu, apa saja sebenarnya penyebab hipotermia di gunung? Berikut ulasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber:

Penyebab Hipotermia di Gunung

Melansir MayoClinic, hipotermia merupakan sebuah kondisi yang terjadi saat suhu inti tubuh turun di bawah 95 derajat Fahrenheit (35 derajat Celsius). Saat mengalami hipotermia, tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya menghasilkan panas, sehingga menyebabkan suhu tubuh rendah yang berbahaya.

Dampak dari hipotermia sendiri bisa memunculkan gangguan fungsi organ yang kemudian dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Berikut adalah beberapa penyebab utama hipotermia saat mendaki gunung.

1. Cuaca Dingin dan Angin Kencang

Suhu di gunung bisa turun drastis, bahkan dapat menjadi sangat rendah pada kondisi cuaca tertentu. Paparan suhu rendah tersebut bisa membuat seseorang terkena hipotermia.

Belum lagi, adanya angin kencang juga dapat memperburuk kondisi. Fenomena tersebut bisa memunculkan wind chill effect yang dapat mempercepat hilangnya panas tubuh dan meningkatkan risiko hipotermia.

2. Perlengkapan Mendaki yang Tidak Memadai

Pendaki seharusnya mempersiapkan banyak hal sebelum mulai mendaki, termasuk pakaian yang aman. Kesalahan dalam pemilihan pakaian bisa meningkatkan potensi terkena hipotermia saat mendaki.

Contohnya, pakaian yang tidak tahan air atau angin bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap dingin. Apabila baju basah akibat hujan, salju, atau keringat, tubuh dapat kehilangan panas 25 kali lebih cepat dibanding saat kering.

Selain itu, ada juga kondisi seperti kurangnya sarung tangan, kaus kaki, atau pelindung kepala yang membuat panas tubuh lebih cepat keluar.

3. Tidak Prima saat Mendaki

Mendaki gunung tentu membutuhkan banyak energi. Biasanya, pendaki yang lelah, kurang tidur atau mengidap kondisi tertentu bisa lebih rentan terhadap hipotermia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cartenz Group-JSC Kembangkan...
Cartenz Group-JSC Kembangkan Aplikasi JEJAK Bantu Pengendalian COVID-19 di DKI
5 Fakta Lilie Wijayati...
5 Fakta Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, 2 Sahabat yang Meninggal di Puncak Carstensz
Fakta-Fakta 2 Pendaki...
Fakta-Fakta 2 Pendaki Gunung Meninggal di Puncak Carstensz Pyramid Papua
Hipotermia di Gunung...
Hipotermia di Gunung Bawakaraeng, Gadis Pendaki Terpaksa Dievakuasi
Rekomendasi
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Berita Terkini
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved