Ini Dia Isi SMS Pertama di Dunia yang Usianya Telah Mencapai 30 Tahun

Minggu, 04 Desember 2022 - 07:59 WIB
loading...
Ini Dia Isi SMS Pertama di Dunia yang Usianya Telah Mencapai 30 Tahun
Pesan teks atau SMS pertama di dunia dikirimkan melalui komputer ke ponsel berukuran besar. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Pesan teks atau Short Message Service (SMS) mencapai usia 30 tahun di Desember ini. Seperti apa sih isi SMS yang terkirim pertama kalinya di dunia?

Isi pesan teks itu ternyata sangat singkat yakni "Selamat Natal". Pesan pendek itu dikirim oleh Neil Papworth, seorang developer perangkat lunak, pada 3 Desember 1992 ke Richard Jarvis yang merupakan salah satu orang penting di Vodafone.

Neil Papworth mengirimkan pesan pendek itu sebagai upaya percobaan teknologi pesan pendek yang hingga sekarang dikenal sebagai SMS. Pengiriman pesan teks itu bukan dilakukan melalui ponsel seperti yang kita lakukan sekarang.

Alih-alih Neil Papworth mengirimkannya melalui sebuah komputer ke ponsel Richard Jarvis. Saat itu Vodafone memang mengontrak Neil Papworth untuk membuat sebuah teknologi yang bisa memungkinkan pengguna ponsel bertukar pesan dengan cepat.

Baca juga : Waspada, Perokok Sangat Rentan Kena 56 Penyakit

Ini Dia Isi SMS Pertama di Dunia yang Usianya Telah Mencapai 30 Tahun


Saat itu Neil Papworth tidak mendapatkan jawaban dari pesan yang dia kirim ke Richard Jarvis. Pasalnya ponsel yang tersedia saat itu tidak menyediakan fitur apa pun untuk menjawab pesan teks dari Neil Papworth.

Satu tahun berselang, Nokia kemudian mengenalkan pesan teks yang lebih komplet lagi. Tidak hanya bisa menjawab pesan pendek yang dikirimkan tapi juga memberikan nada khusus saat pesan teks telah diterima.

Setelahnya SMS kemudian jadi sejarah yang sangat besar buat industri ponsel. Saat itu banyak pengguna ponsel lebih memilih mengirimkan teks ketimbang berkomunikasi langsung. Selain lebih murah dari segi biaya, pesan teks juga kerap menghadirkan simbol-simbol unik yang jadi hiburan tersendiri.

Tidak heran jika saat itu pesan teks benar-benar booming. Padahal saat itu ponsel yang tersedia, karena ketiadaan keyboard QWERTY, sedikit menyulitkan pengiriman pesan teks.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3554 seconds (10.55#12.26)