Gara-Gara Nama Jaringan Wi-Fi, Seorang Mahasiswa Dipenjara

Senin, 11 Maret 2024 - 16:08 WIB
loading...
A A A
Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali mengklaim adanya rezim neo-Nazi di Ukraina dan telah menggunakan klaim tersebut untuk membenarkan invasinya.

Mahasiswa tersebut merupakan korban terbaru dari daftar panjang warga Rusia yang telah dihukum atas komentar atau tindakan tentang perang melawan Ukraina. Ratusan orang ditahan bulan lalu karena meletakkan bunga untuk mengenang pemimpin oposisi Alexei Navalny, yang meninggal di sebuah penjara di Lingkar Arktik.

Baca Juga: Teknologi Mesh WiFi Generasi Terbaru Diperkenalkan, Ini Kecanggihannya

Sejak dimulainya invasi ke Ukraina pada 2022, Rusia telah mengintensifkan tindakan terhadap orang-orang yang mengekspresikan dukungan bagi negara musuh. Ribuan orang telah dipenjara atau didenda atas tindakan yang dianggap mendukung Ukraina. Konflik ini diwajibkan untuk disebut sebagai operasi militer khusus dan bukan perang.

Kelompok hak asasi manusia Amnesty International menyebut sekitar 21.000 orang telah menjadi korban dari hukum represif Rusia yang digunakan untuk melawan aktivis anti-perang. Mereka juga menekankan bahwa pengadilan Rusia telah melakukan persidangan tidak adil untuk membungkam para kritikus.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Tekan Risiko Keamanan...
Tekan Risiko Keamanan Pangan, PMR 2026 digelar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved