Tekan Risiko Keamanan Pangan, PMR 2026 digelar
Selasa, 30 Juni 2026 - 21:10 WIB
loading...
Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026di Jakarta.Foto/ Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Heinz ABC Indonesia (ABC Indonesia) berpartisipasi dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026di Jakarta.
Penyelenggaraan forum ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (World Food Safety Day) 2026.
Program Manajemen Risiko (PMR) dicanangkan BPOM sejak tahun 2015 sebagai upaya mendorong kemandirian industri pangan olahan dalam menjalankan tanggung jawab utama terhadap keamanan pangan.
"Selama satu dasawarsa, Program Manajemen Risiko (PMR) telah membuktikan bahwa pengawasan internal yang mandiri (self-control) oleh industri mampu menekan risiko keamanan pangan secara signifikan, mulai dari tahap proses pengolahan yang baik (good manufacturing process) hingga pengemasan.” tutur Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Mira Buanawati, General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC
Indonesia, mengatakanSebagai produsen pangan yang telah menerapkan Program Manajemen Risiko, ABC Indonesia terus mengedepankan penerapan standar keamanan pangan yang ketat di seluruh proses produksi untuk memastikan produk yang aman dan berkualitas bagi konsumen.
Diantaranya dengan menerapkan sistem standarisasi yang berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang dipersyaratkan oleh BPOM.
Penyelenggaraan forum ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia (World Food Safety Day) 2026.
Program Manajemen Risiko (PMR) dicanangkan BPOM sejak tahun 2015 sebagai upaya mendorong kemandirian industri pangan olahan dalam menjalankan tanggung jawab utama terhadap keamanan pangan.
"Selama satu dasawarsa, Program Manajemen Risiko (PMR) telah membuktikan bahwa pengawasan internal yang mandiri (self-control) oleh industri mampu menekan risiko keamanan pangan secara signifikan, mulai dari tahap proses pengolahan yang baik (good manufacturing process) hingga pengemasan.” tutur Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Mira Buanawati, General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC
Indonesia, mengatakanSebagai produsen pangan yang telah menerapkan Program Manajemen Risiko, ABC Indonesia terus mengedepankan penerapan standar keamanan pangan yang ketat di seluruh proses produksi untuk memastikan produk yang aman dan berkualitas bagi konsumen.
Diantaranya dengan menerapkan sistem standarisasi yang berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang dipersyaratkan oleh BPOM.
Lihat Juga :