Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:35 WIB
loading...
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta. Foto/ Daily
A A A
NEW YORK - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar hampir semua orang yang berada di atas kapal MV Hondius dikarantina selama enam minggu.

Berbicara dalam sebuah acara media pada tanggal 11 Mei, Olivier Le Polain, kepala departemen epidemiologi dan analisis data untuk respons WHO.

WHO merekomendasikan agar hampir semua orang yang berada di atas kapal MV Hondius dikarantina selama enam minggu.

Jangka waktu yang disebutkan di atas sesuai dengan masa inkubasi maksimum virus Andes, penyebab utama wabah ini, yaitu sekitar 42 hari. Namun, Polain menyatakan bahwa rata-rata, mereka yang terinfeksi virus mulai menunjukkan gejala setelah sekitar tiga minggu.

Seorang pejabat senior WHO menekankan persyaratan penting bahwa orang-orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan individu yang terinfeksi tidak boleh menunggu sampai gejala muncul untuk mengisolasi mereka.

Dia berbagi: "Jika WHO merekomendasikan isolasi, itu karena pasien sebenarnya menular sejak tahap awal, tetapi terkadang sulit untuk mengenali gejalanya. Itu karena gejala awalnya bisa ringan, seperti kelelahan, demam ringan..."

Lebih lanjut, seorang pejabat senior WHO menyatakan bahwa masa inkubasi virus Hanta yang panjang "berarti kita bisa melihat kasus muncul kembali dalam beberapa hari ke depan, bahkan mungkin minggu depan."

Meskipun WHO mengeluarkan rekomendasi, setiap negara menerapkan protokol kesehatannya sendiri sesuai dengan yang dianggap paling tepat. Sejak pelacakan kontak dan pemulangan penumpang dan awak kapal MV Hondius dimulai, sebagian besar negara telah mengikuti panduan WHO dan menerapkan karantina selama 42 hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Perhatikan Gejalanya,...
Perhatikan Gejalanya, Begini Cara Penularan Virus Nipah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved