Vaksin Hantavirus Ternyata Dibuat Moderna Sejak Tahun 2023

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:11 WIB
loading...
Vaksin Hantavirus Ternyata...
Vaksin Hantavirus. Foto/ Daily
A A A
SEOUL - Perusahaan farmasi yang berbasis di AS Moderna mengkonfirmasi bahwa mereka telah bekerja sama dalam pengembangan vaksin hantavirus dengan Pusat Inovasi Vaksin Fakultas Kedokteran Universitas Korea (VIC-K).


Hal ini menyusul wabah hantavirus yang terjadi di kapal pesiar Belanda yang berlayar dari Argentina dan menurunkan penumpang serta awaknya di Kepulauan Canary pada 10 Mei. Setidaknya tiga orang di atas kapal MV Hondius meninggal, dan beberapa kasus dilaporkan serius.

Saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi ANDV, dan Perhimpunan Imunologi Spanyol menekankan bahwa “belum ada vaksin hantavirus berlisensi di Eropa, Amerika Serikat, atau Amerika Latin.” Strategi pengobatan berorientasi pada siklus hidup virus, faktor imunologi inang, atau manajemen klinis gejala.

Korea Selatan merupakan pengecualian sebagian dari gambaran ini. Negara tersebut melaporkan 300 hingga 400 kasus setiap tahunnya, terutama di kalangan pria muda berusia 20-an dan 30-an, dan otoritas kesehatan negara tersebut telah memasukkan patogen tersebut ke dalam daftar sembilan ancaman prioritas untuk kesiapan pandemi di masa mendatang.

Vaksin inaktif generasi sebelumnya yang disebut Hantavax memang ada di Korea, tetapi efektivitasnya yang terbatas dan metodologi produksinya—yang berasal dari jaringan otak hewan—membuatnya jauh dari standar modern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Menkes Pastikan Pasien...
Menkes Pastikan Pasien Hantavirus di Indonesia Sudah Pulang dan Tidak Menular
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Rekomendasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved