Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:41 WIB
loading...
Berteknologi Canggih,...
Drone buatqn Iran. Foto/ The Telegraf
A A A
HAVANA - Kuba memperkuat kemampuan pertahanannya dengan pesawat nirawak buatan Rusia dan Iran di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat, yang menimbulkan kekhawatiran keamanan baru di kawasan Karibia


Menurut Majalah Military Watch, Havana telah meningkatkan investasinya dalam sistem UAVmilitersejak tahun 2023, termasuk banyak model UAV pengintaian dan penyerangan yang diyakini memiliki keterkaitan teknologi dengan Rusia dan Iran.

Sumber intelijen AS mengindikasikan bahwa Kuba diyakini memiliki lebih dari 300 UAV militer. Beberapa diskusi militer internal Kuba, yang dipantau oleh AS, dilaporkan melibatkan kemungkinan penggunaan UAV untuk melawan target militer AS jika terjadi konflik.

Target yang menjadi perhatian khusus Washington meliputi pangkalan angkatan laut Guantanamo Bay, kapal perang AS yang beroperasi di Karibia, dan wilayah Key West di Florida. Namun, para pejabat AS juga mengakui bahwa mereka belum mendeteksi tanda-tanda bahwa Havana sedang mempersiapkan serangan langsung.

Sumber internasional lainnya menunjukkan bahwa pemerintahan AS baru-baru ini meningkatkan pengawasan militer di sekitar Kuba, sambil terus memperluas sanksi yang menargetkanekonominegara kepulauan tersebut. Washington berpendapat bahwa pengembangan kemampuan UAV Kuba dapat mengubah keseimbangan keamanan di Karibia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved