Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina

Rabu, 29 April 2026 - 07:08 WIB
loading...
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57. Foto/ Viet
A A A
JAKARTA - Rudal ini dirancang sebagai pilihan serangan jarak jauh yang berbiaya lebih rendah, namun tetap mampu bertahan, dan dapat diproduksi secara massal.

Rudal S-71K Kovyor Rusia — yang dalam bahasa Vietnam berarti "Karpet" — adalah rudal yang diluncurkan dari udara yang menurut Kyiv telah digunakan dalam pertempuran sejak akhir tahun lalu.

Direktorat Intelijen UtamaKementerian PertahananUkraina (GUR) telah merilis informasi baru tentang S-71K secara publik, termasuk model 3D interaktif.


Sebelumnya, GUR mengungkapkan detail tentang perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam produksi jet tempur Su-57 Felon Rusia, sambil menekankan bahwa rudal baru ini dikembangkan khusus untuk platform tersebut. GUR menambahkan bahwa hulu ledak S-71K menggunakan bom fragmentasi berdaya ledak tinggi OFAB-250-270 seberat 551 pon.


Kerangka pesawat S-71K dibangun dari "bahan fiberglass berlapis-lapis dengan penguatan tambahan," sementara komponen internal lainnya terbuat dari paduan aluminium. Bentuk kerangka pesawat mengurangi kemampuan deteksinya, dengan penampang trapesium, hidung yang miring, sayap yang dapat dilipat ke depan, dan ekor berbentuk V terbalik.


Gambar-gambar puing rudal menunjukkan detail saluran masuk udara mesin yang dipasang di bagian atas, mengarah ke saluran masuk berbentuk segi lima. Namun, tidak ada tanda-tanda lapisan penyerap radar, yang mungkin dimaksudkan untuk mengurangi biaya produksi.

GUR juga memberikan informasi tentang komponen elektronik, yang "sebagian besar" berasal dari luar negeri, termasuk produk yang diproduksi di Tiongkok, Jerman, Irlandia, Jepang, Swiss, Taiwan, dan Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Rekomendasi
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved