Kominfo Tak Mau Gegabah Mengatur Penggunaan AI

Senin, 05 Februari 2024 - 11:56 WIB
loading...
Kominfo Tak Mau Gegabah...
Sekretaris Ditjen Aptika Kominfo Dr. I Nyoman Adhiarna, M. Eng, dalam seminar Menuju Etika dan Regulasi AI di Indonesia. (Foto: Tangguh Yudha)
A A A
JAKARTA - Teknologi AI generatif berkembang sangat cepat dan menyentuh nyaris seluruh sendi kehidupan. Banyak manfaatnya untuk umat manusia, namun sisi negatifnya juga harus diantisipasi.

Menyikapi hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tak mau gegabah membuat pengaturan tentang artificial intelligence (AI) lantaran bisa memberikan dampak buruk.

"Mengatur AI ini kalau terlalu cepat belum tentu bagus karena manfaat dari AI belum tentu kita bisa nikmati. Dan kita sendiri belum tentu tahu bagaimana mengaturnya," kata Dr. I Nyoman Adhiarna, M. Eng, Sekretaris Ditjen Aptika Kominfo, dalam seminar bertajuk Menuju Etika dan Regulasi AI di Indonesia, Senin (5/2/2024).

Di sisi lain, Nyoman Adhiarna juga menyampaikan terlalu lambat membuat aturan AI juga bisa memberikan dampak buruk. Keterlambatan membuat aturan AI akan membuat efek buruk yang dihasilkan oleh AI semakin meluas.

Baca Juga: Menkumham Sebut Kejahatan Artificial Intelligence Sudah Mengkhawatirkan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Deepfake Semakin Sempurna...
Deepfake Semakin Sempurna dan Persaingan Kecerdasan AI Memanas
Prediksi Kaspersky 2026:...
Prediksi Kaspersky 2026: Batas Antara Konten Asli dan Palsu Kian Mustahil Dibedakan
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Rekomendasi
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Berita Terkini
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved