Terjadi di Zaman Nabi, Fenomena Alam Ini Jadikan Organ Tubuh seperti Kaca
Jum'at, 14 Maret 2025 - 02:32 WIB
loading...
Fenomena Alam Ini Jadikan Organ Tubuh seperti Kaca. FOTO/ INDY
A
A
A
MILAN - Sebuah zat seperti kaca yang ditemukan di tengkorak seseorang yang meninggal dalam letusan gunung berapi Gunung Vesuvius yang menghancurkan Pompeii dan Herculaneum pada tahun 79 M.
BACA JUGA - Azab Kaum Nabi Luth, Peringatan bagi Perilaku Liwath
Studi yang dipublikasikan di Scientific Reports menilai zat yang membingungkan tersebut. Para peneliti percaya bahwa otak orang malang tersebut pernah mengalami "pemanasan cepat" yang diikuti oleh "pendinginan sangat cepat".
Kaca umumnya diproduksi oleh manusia, tetapi juga dapat terbentuk secara alami dalam kondisi yang sangat khusus. Salah satu contohnya adalah obsidian, sejenis kaca vulkanik alami yang terbentuk ketika lava mendingin dengan sangat cepat setelah letusan. Tumbukan meteorit juga dapat menciptakan formasi kaca alami.
Pembentukan kaca memerlukan pendinginan cepat untuk mencegah kristalisasi, dan kaca juga harus membeku pada suhu yang jauh lebih tinggi dari suhu lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, sangat jarang zat organik menjadi seperti kaca karena suhu lingkungan jarang cukup rendah bagi air, komponen utama bahan organik, untuk membeku.
Pecahan kaca yang ditemukan di dalam tengkorak dan sumsum tulang belakang orang yang pernah tinggal di Herculaneum dianalisis oleh para ilmuwan menggunakan sinar-X dan mikroskop elektron. Orang tersebut ditemukan terbaring di tempat tidurnya di Collegium Augustalium. Mereka menemukan bahwa otaknya pasti telah dipanaskan di atas 510°C setidaknya, sebelum mendingin dengan cepat.
Berkat penelitian ini, terungkap lebih jauh kronologi peristiwa yang menyebabkan hancurnya dua kota kuno tersebut.
BACA JUGA - Azab Kaum Nabi Luth, Peringatan bagi Perilaku Liwath
Studi yang dipublikasikan di Scientific Reports menilai zat yang membingungkan tersebut. Para peneliti percaya bahwa otak orang malang tersebut pernah mengalami "pemanasan cepat" yang diikuti oleh "pendinginan sangat cepat".
Kaca umumnya diproduksi oleh manusia, tetapi juga dapat terbentuk secara alami dalam kondisi yang sangat khusus. Salah satu contohnya adalah obsidian, sejenis kaca vulkanik alami yang terbentuk ketika lava mendingin dengan sangat cepat setelah letusan. Tumbukan meteorit juga dapat menciptakan formasi kaca alami.
Pembentukan kaca memerlukan pendinginan cepat untuk mencegah kristalisasi, dan kaca juga harus membeku pada suhu yang jauh lebih tinggi dari suhu lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, sangat jarang zat organik menjadi seperti kaca karena suhu lingkungan jarang cukup rendah bagi air, komponen utama bahan organik, untuk membeku.
Pecahan kaca yang ditemukan di dalam tengkorak dan sumsum tulang belakang orang yang pernah tinggal di Herculaneum dianalisis oleh para ilmuwan menggunakan sinar-X dan mikroskop elektron. Orang tersebut ditemukan terbaring di tempat tidurnya di Collegium Augustalium. Mereka menemukan bahwa otaknya pasti telah dipanaskan di atas 510°C setidaknya, sebelum mendingin dengan cepat.
Berkat penelitian ini, terungkap lebih jauh kronologi peristiwa yang menyebabkan hancurnya dua kota kuno tersebut.
Lihat Juga :