Diisukan Jual Data ke China, Menkominfo Lakukan Klarifikasi

Selasa, 13 Maret 2018 - 16:44 WIB
Diisukan Jual Data ke...
Diisukan Jual Data ke China, Menkominfo Lakukan Klarifikasi
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara terusik dengan salah satu akun Twitter yang membicarakan dirinya. Akun Twitter dengan nama @PartaiHulk baru-baru ini membagikan cuitan yang menyebutkan Menkominfo telah membocorkan 70 juta data pengguna ke intelejen China.
Diisukan Jual Data ke China, Menkominfo Lakukan Klarifikasi

Mengklarifikasi bahwa cuit tersebut tidak benar, pria yang akrab disapa Chief RA ini pun memberi penjelasan melalui akun Twitter pribadinya.

"Selamat pagi. Tweet dari @PartaiHulk mengandung fitnah yang sangat keji & tidak berdasar. Yang disampaikan tidak benar dan dapat diduga sebagai perbuatan yang dilarang UU ITE. Mari selalu Tabayyun hindari fitnah berjamaah. Jangan sampai fitnah/hoax banyak disebar di medsos," demikian cuit Menkominfo 7 jam yang lalu, Selasa (13/3/2018).

Sebelumnya akun @PartaiHulk yang memiliki 10.000 pengikut men-cuit bila Menkominfo dipaksa kejar target dengan menjual data KK (kartu keluarga) dan NIK (nomor induk kependudukan) untuk kepentingan Pilpres 2019.

"Menkominfo Rudiantara dipaksa intelejen China untuk bocorkan minmal 70 juta data KK dan NIK yang sesuai | Rudiantara dipaksa kejar target paling lambat akhir Mei tahun ini untuk produksi jutaan KTP di Beijing atas arahan Xi Jin Ping untuk pemenangan Jokowi," demikian cuit akun tersebut.

Saat ditelusuri, akun @PartaiHulk memang banyak menyebarkan informasi terkait situasi politik Tanah Air. Namun tidak jelas siapa orang yang berada dibalik akun ini.
(mim)
Berita Terkait
Sepanjang 2021, Kominfo...
Sepanjang 2021, Kominfo Blokir 565.449 Konten Hoax di Medsos dan Internet
Sampai Hari Ini Kominfo...
Sampai Hari Ini Kominfo Temukan 1.237 Hoax Terkait COVID-19
Kominfo Diminta Tinjau...
Kominfo Diminta Tinjau Ulang Rencana Bentuk Dewan Media Sosial
Hari Media Sosial Nasional,...
Hari Media Sosial Nasional, Kemkominfo:Filter Akun Toxic
Hingga 30 Januari 2021,...
Hingga 30 Januari 2021, Kominfo Saring 1.396 Hoax COVID-19 di Media Sosial
JaWAra Jadi Jurus Jitu...
JaWAra Jadi Jurus Jitu Dorong Generasi Muda Berantas Hoaks
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
10 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
12 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
13 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
22 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
23 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
23 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved