Yahoo Rilis Aplikasi Pesan Raksasa

Kamis, 30 Juli 2015 - 09:52 WIB
Yahoo Rilis Aplikasi...
Yahoo Rilis Aplikasi Pesan Raksasa
A A A
SAN FRANCISCO - Yahoo telah mengambil semua fitur virus aplikasi messaging yang paling populer dan dikombinasikan menjadi satu layanan raksasa, disebut Livetext.

Dilansir dari Cnnphilippines, Kamis (30/7/2015), Livetext memungkinkan pengguna teks satu sama lain melakukan panggilan video, tanpa ada audio.

Seperti diketahui, salah satu hal yang cukup mengganggu saat melakukan video chatting adalah kualitas audio. Karena tanpa audio orang-orang masih ingin melakukan komunikasi satu sama lain, seperti dengan SMS.

Boleh dikatakan kehadiran Livetext cukup beresiko buat Yahoo. Melihat beberapa aplikasi pesan lain justru megedepankan kemampuan komunikasi pesan dan suara bersamaan. Tapi dengan menargetkan pengguna muda yang ingin lebih berinteraksi dari sekedar teks, namun bosan berbicara, aplikasi ini bisa menjadi pilihan.

Seperti Apple FaceTime, tidak ada batas untuk berapa lama percakapan bisa bertahan. Anda dapat menggunakan kamera depan dan belakang. Bahkan, pengguna sudah bisa dapat menambahkan file media tambahan atau mengirim link.

Livetext menampilkan pesan teks dan emojis pada layar video seperti Twitter Periscope. Aplikasi ini tidak menyimpan atau arsip chatting dan file media seperti Snapchat, dan mengatur daftar kontak dan permintaan teman seperti Snapchat juga.

Kelompok teman Anda yang terakhir menghubungi akan muncul sebagai avatar, terorganisir seperti Facebook Messenger. Aplikasi ini mulai dirilis 30 Juli (hari ini) untuk pengguna di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Perancis pada smartphone Android dan iPhone.

Yahoo memiliki kekurangan aplikasi pesan kuat karena telah mencoba layanan mobile untuk massal suite. Seperti kebanyakan perusahaan teknologi lainnya, Yahoo mencari cara semakin bergantung pada produk mobile untuk membuat uang.

Pada akhir kuartal terakhir, 20% dari pendapatan Yahoo berasal dari ponsel. Ini dilaporkan 600 juta pengguna ponsel aktif bulanan, dan total penjualan dari ponsel naik 55% dari tahun lalu.
(dyt)
Berita Terkait
Yahoo Mail Hapus Fitur...
Yahoo Mail Hapus Fitur Forward Otomatis bagi Pengguna Gratis
Yahoo Down, Pengguna...
Yahoo Down, Pengguna Tak Bisa Login Sampai Mengakses Pesan
Gmail, Yahoo Mail, dan...
Gmail, Yahoo Mail, dan Aplikasi Google Lainnya Dikabarkan Sempat 'Mogok'
Nostalgia dengan Penampakan...
Nostalgia dengan Penampakan Sosial Media Zaman Dulu yang Bikin Rindu
Yahoo Hidupkan Kembali...
Yahoo Hidupkan Kembali Artifact Aplikasi Berita Baru Berteknologi AI
Yahoo Groups Berencana...
Yahoo Groups Berencana Disuntik Mati 15 Desember
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
3 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
11 jam yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
13 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
19 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
19 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
1 hari yang lalu
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved