Bikin Bangga, Ini Peninggalan B.J Habibie di Dunia Perkeretaapian Tanah Air

Kamis, 18 Agustus 2022 - 16:32 WIB
loading...
Bikin Bangga, Ini Peninggalan...
Presiden B.J Habibie ternyata memiliki pengaruh yang sangat besaer dalam pengembangan industri kereta api di Tanah Air. Foto-foto/IST
A A A
JAKARTA - Presiden Indonesia ketiga, B.J Habibie ternyata tidak hanya memiliki pengaruh yang besar di dunia dirgantara saja. Kiprah pria yang punya nama lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie itu juga punya jejak kaki yang sangat dalam di dunia perkeretaapian tanah air.

Setidaknya itu pernah diungkap oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada tahun 2019 kala B.J Habibie meninggal dunia. Menurut Budi Karya, BJ Habibie merupakan salah satu putra terbaik bangsa dan sulit mencari gantinya. "Beliau memiliki satu keahlian yang luar biasa. Ini menjadi contoh bagi generasi muda yang menempa diri atau sedang berkarya, saya pribadi mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena beliau adalah insan kereta api yang terus mengembangkan perekeretaapian dalam negeri melalui PT INKA ," ucapnya.

Lalu seperti apa sih jejak rekam dan pengaruh B.J Habibie di dunia perkeretaapian Tanah Air? Yuk cermati di bawah ini:

Baca juga : Sama-sama Korban Sanksi, Iran Siap Jualan Mobil di Rusia

1. PT. INKA
Bikin Bangga, Ini Peninggalan B.J Habibie di Dunia Perkeretaapian Tanah Air


PT Industri Kereta Api Indonesia atau lebih dikenal sebutan PT INKA termasuk ke dalam karya dari B.J Habibie yang berbasis di Madiun, Jawa Timur.

Melalui PT INKA, B.J Habibie berkeinginan agar Indonesia tidak lagi bergantung dari produk kereta api asal luar negeri.
PT INKA sendiri sebelumnya merupakan Balai Yaksa Madiun yang diubah lewati program transformasi industri dan alih teknologi ketika B.J Habibie menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi tahun 1977 kala itu.

Awal pendirian PT tersebut, alasannya penurunan performa kinerja kereta api Indonesia pada dekade tahun 70-an akibat dari kekurangan sarana perkeretaapian.

Salah satu alasan dari Balai Yaksa Madiun dijadikan sebagai PT INKA yaitu kemampuan dan kinerja sdm mumpuni dan Balai Yaksa sendiri dulunya melakukan penanganan dalam perawatan lokomotif uap.

2. MRT Jakarta
Bikin Bangga, Ini Peninggalan B.J Habibie di Dunia Perkeretaapian Tanah Air


Tentunya MRT sekarang bukan lagi transportasi asing di Indonesia. Kini telah ada transportasi kereta cepat itu berada di Jakarta.

Awal dari ide MRT ialah pencetusnya dari Presiden ketiga Indonesia yang kala itu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi, B.J. Habibie.

Perlu diketahui, awal ide MRT sudah ada sejak jaman Presiden Soekarno. Kajian B.J Habibie mengenai empat studi guna membangun jaringan MRT di Jakarta ialah Jakarta Urban Transport Program pada 1986-1987, Integrated Transport System Improvement by Railway and Feeder Service pada 1988-1989, Transport Network Planning and Regulation pada 1989-1992 hingga Jakarta Mass Transit System Study pada 1989-1992.

Baca juga : Auto Ganteng, Ini Daftar Mobil dengan Sunroof di Bawah Rp500 Juta

3. KA JS-950 dan JB-250
Bikin Bangga, Ini Peninggalan B.J Habibie di Dunia Perkeretaapian Tanah Air


B.J. Habibie ialah pencetus dua kereta api di Jawa yaitu kereta api Argo Bromo dan kereta api Argo Gede. Awalnya, ide tersebut tercetus ketika B.J Habibie tengah melakukan perjalan menuju Bandung menggunakan KA wisata Toraja pada bulan Desember 1992, mengenai layanan kereta api cepat yang dapat terhubung dari Jakarta-Bandung hingga Jakarta-Surabaya.

Dari ide tersebut lahirlah konsep KA JS-950 atau Jakarta-Bandung dan JB-250 atau Jakarta-Surabaya. KA JS-950 dapat menempuh perjalanan selama 2,5 jam sedangkan JB-250 menempuh perjalanan hingga 9 jam.

Pada hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-50, kedua kereta api itu resmi diluncurkan. (MG/Frida Alawiyah)

(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kereta Bawah Tanah Israel...
Kereta Bawah Tanah Israel Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber Iran
Rusia Diam-diam Bangun...
Rusia Diam-diam Bangun Jalur Kereta Menuju China dan Iran
Jepang Kembangkan Kereta...
Jepang Kembangkan Kereta Super Cepat Tanpa Masinis
AS Siap Bikin Jalur...
AS Siap Bikin Jalur Kereta di Bulan, Ini Rincian Pembangunannya
Ini yang Bikin Kereta...
Ini yang Bikin Kereta Jepang Lebih Kencang dari Buatan Eropa dan China
Gabungkan Teknologi...
Gabungkan Teknologi Pesawat, China Berhasil Uji Coba Kereta Berkecepatan Tinggi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved