Dibully Warganet hingga Trending Topic, Menkominfo Johnny G Plate: Itu Risiko!
Kamis, 04 Agustus 2022 - 07:18 WIB
loading...
Menkominfo Johnny G. Plate jadi sasaran kemarahan warganet di media sosial seperti Twitter. Ini bisa diredam seandainya komunikasi Kominfo ke publik lebih baik. Foto: dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengaku tidak masalah jika belakangan ini mendapat protes keras dari masyarakat terkait langkahnya melakukan pemblokiran terhadap sejumlah platform populer yang tidak mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.
Menurutnya, perundungan yang diterimanya saat ini tidak ada apa-apanya jika dibanding pengorbanan pejuang untuk mencapai kemerdekaan.
”Aturan itu dibuat untuk perlindungan hak warga. Saya dikritik masyarakat dan dikritik generasi milenial, saya tolak. Tidak ada artinya jika dibandingkan dengan perjuangan mereka (para pejuang),” kata Menteri Johnny dilansir dari tayangan YouTube Deddy Corbuzier.
Menteri Johnny mengaku sadar betul bahwa dalam mengambil keputusan tidak akan dapat menyenangkan semua pihak. Pasti akan ada penolakan. Ia pun mengatakan bahwa risiko itu bukanlah halangan dan memang harus diambil.
”Ini tugas sebagai pembantu Presiden dalam mengambil keputusan. Tidak akan selalu menyenangkan 270 juta rakyat. Pasti akan berdampak kepada sebagian dari rakyat. Yang penting Anda sadar keputusan yang dimabil dengan niat yang baik dan berdampak kepada mayoritas rakyat. Itu yang dilakukan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, nama Menteri Kominfo Johnny G. Plate sendiri memang sempat menggema di media sosial Twitter karena telah dicuitkan beribu-ribu kali oleh para warganet yang geram karena kebijakan pemblokiran tersebut. Bahkan, namanya bertengger di jajaran trending topic.
Meski demikian ia dengan lugas menerangkan bahwa tujuan para platform harus mendaftar sebagai PSE sebenarnya baik.
Menurutnya, perundungan yang diterimanya saat ini tidak ada apa-apanya jika dibanding pengorbanan pejuang untuk mencapai kemerdekaan.
”Aturan itu dibuat untuk perlindungan hak warga. Saya dikritik masyarakat dan dikritik generasi milenial, saya tolak. Tidak ada artinya jika dibandingkan dengan perjuangan mereka (para pejuang),” kata Menteri Johnny dilansir dari tayangan YouTube Deddy Corbuzier.
Menteri Johnny mengaku sadar betul bahwa dalam mengambil keputusan tidak akan dapat menyenangkan semua pihak. Pasti akan ada penolakan. Ia pun mengatakan bahwa risiko itu bukanlah halangan dan memang harus diambil.
”Ini tugas sebagai pembantu Presiden dalam mengambil keputusan. Tidak akan selalu menyenangkan 270 juta rakyat. Pasti akan berdampak kepada sebagian dari rakyat. Yang penting Anda sadar keputusan yang dimabil dengan niat yang baik dan berdampak kepada mayoritas rakyat. Itu yang dilakukan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, nama Menteri Kominfo Johnny G. Plate sendiri memang sempat menggema di media sosial Twitter karena telah dicuitkan beribu-ribu kali oleh para warganet yang geram karena kebijakan pemblokiran tersebut. Bahkan, namanya bertengger di jajaran trending topic.
Meski demikian ia dengan lugas menerangkan bahwa tujuan para platform harus mendaftar sebagai PSE sebenarnya baik.
Lihat Juga :