Survei: Masyarakat Indonesia Sudah Siap Menyambut Metaverse
Jum'at, 10 Juni 2022 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
Dari survei tersebut, 55% pemimpin eksekutif Indonesia menyatakan bahwa Metaverse akan memberi dampak positif bagi perusahaan. 25% di antaranya mempercayai bahwa teknologi tersebut dapat memberikan terobosan atau dampak transformasional.
Laporan yang sama juga menemukan bahwa 93% eksekutif Indonesia sepakat bahwa platform digital masa depan perlu menawarkan pengalaman terpadu, yang memungkinkan penggunaan data pelanggan di berbagai platform dan ruang digital.
Selain itu, sebanyak 83% eksekutif juga menyadari bahwa hingga beberapa tahun ke depan, Web3 akan secara fundamental mengubah cara pelaku bisnis berinteraksi dengan penggunanya secara online.
Managing Director, Cloud, Infrastructure & Engineering (CIE) Lead, Accenture Indonesia Johannes Kolibonso menyebut, saat ini batas antara kehidupan fisik dan digital semakin pudar.
”Separuh konsumen Indonesia (52%) sepakat bahwa kehidupan digital mereka semakin menjadi nyata. Jadi, perusahaan memiliki kesempatan untuk membangun metaverse. Namun, tetap bertanggung jawab terhadap masalah seperti kepercayaan, keberlanjutan, keamanan pribadi, privasi, akses dan penggunaan yang bertanggung jawab, diversitas, dan banyak lagi,” katanya.
Laporan yang sama juga menemukan bahwa 93% eksekutif Indonesia sepakat bahwa platform digital masa depan perlu menawarkan pengalaman terpadu, yang memungkinkan penggunaan data pelanggan di berbagai platform dan ruang digital.
Selain itu, sebanyak 83% eksekutif juga menyadari bahwa hingga beberapa tahun ke depan, Web3 akan secara fundamental mengubah cara pelaku bisnis berinteraksi dengan penggunanya secara online.
Managing Director, Cloud, Infrastructure & Engineering (CIE) Lead, Accenture Indonesia Johannes Kolibonso menyebut, saat ini batas antara kehidupan fisik dan digital semakin pudar.
”Separuh konsumen Indonesia (52%) sepakat bahwa kehidupan digital mereka semakin menjadi nyata. Jadi, perusahaan memiliki kesempatan untuk membangun metaverse. Namun, tetap bertanggung jawab terhadap masalah seperti kepercayaan, keberlanjutan, keamanan pribadi, privasi, akses dan penggunaan yang bertanggung jawab, diversitas, dan banyak lagi,” katanya.
Lihat Juga :