Tak Jelas Bisa Ada di Inggris, Vas Berlapis Emas Dinasti Qing Dihargai Rp26,3 Miliar
Rabu, 25 Mei 2022 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Newstead mencatat pada vas itu ada nama seorang pria, Tang Ying (1682-1756), yang kadang-kadang dikreditkan dengan penciptaan teknik yang digunakan pada vas. Pria itu diperkirakan adalah pengawas kekaisaran pabrik porselen di timur kota Jingdezhen.
Baca juga; 24 Makam Kuno Klan Crazy Rich Ditemukan China, Berisi 6 Kereta dan Kepala Kuda Berlapis Emas
“Vas ini kemungkinan besar ditempatkan di Istana Terlarang, di mana kaisar China tinggal, atau di salah satu istana kaisar lainnya,” kata Newstead. Namun, sejarah asal usul vas yang tidak jelas, dikombinasikan dengan penjarahan istana China pada abad ke-19, menimbulkan masalah etika.
Namun, kata Newstead kepada Live Science melalui email mengatakan, vas itu dimiliki oleh seorang ahli bedah yang “kami percaya membelinya pada awal 1980-an.”
Ahli bedah itu membeli di ruang penjualan (pasar) pedesaan di Midlands, Inggris, dari tahun 1970-an. “dan hanya itu yang kami tahu,” tegas Newstead.
Setelah ahli bedah itu meninggal, vas itu diberikan kepada putranya. Baik ahli bedah maupun putranya tidak menyadari nilai sebenarnya dan vas itu ditempatkan di dapur putranya untuk beberapa waktu. Kemudian, Newstead pertama kali melihatnya pada akhir 1990-an.
Baca juga; 24 Makam Kuno Klan Crazy Rich Ditemukan China, Berisi 6 Kereta dan Kepala Kuda Berlapis Emas
“Vas ini kemungkinan besar ditempatkan di Istana Terlarang, di mana kaisar China tinggal, atau di salah satu istana kaisar lainnya,” kata Newstead. Namun, sejarah asal usul vas yang tidak jelas, dikombinasikan dengan penjarahan istana China pada abad ke-19, menimbulkan masalah etika.
Namun, kata Newstead kepada Live Science melalui email mengatakan, vas itu dimiliki oleh seorang ahli bedah yang “kami percaya membelinya pada awal 1980-an.”
Ahli bedah itu membeli di ruang penjualan (pasar) pedesaan di Midlands, Inggris, dari tahun 1970-an. “dan hanya itu yang kami tahu,” tegas Newstead.
Setelah ahli bedah itu meninggal, vas itu diberikan kepada putranya. Baik ahli bedah maupun putranya tidak menyadari nilai sebenarnya dan vas itu ditempatkan di dapur putranya untuk beberapa waktu. Kemudian, Newstead pertama kali melihatnya pada akhir 1990-an.
Lihat Juga :