Cyberwar Rusia vs Ukraina Bikin Jumlah Serangan DDoS Tertinggi Sepanjang Masa
Jum'at, 29 April 2022 - 15:31 WIB
loading...
Tren kenaikan DDoS terjadi sebagian besar dipengaruhi oleh situasi geopolitik. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Perang siber antara Rusia vs Ukrania terbukti berdampak besar terhadap serangan Distributed Denial of Service (DDoS) di seluruh dunia.
Jumlah serangan DDoS pada periode Januari-Maret 2022 naik 4,5 kali lipat dibanding 2021. Tidak hanya jumlah serangan yang meningkat. Tapi, durasi/sesi serangan pun juga naik. Targetnya pun berubah. Kini lebih banyak menyasar pada sumber daya negara dan bank.
”Meningkatnya jumlah serangan DDoS hingga tertinggi sepanjang masa ini dipengaruhi oleh situasi geopolitik,” tegas Alexander Gutnikov, pakar keamanan di Kaspersky.
Menurut Alexander, beberapa serangan bisa berlangsung selama berhari-hari dan bahkan berminggu-minggu, menunjukkan bahwa serangan tersebut mungkin dilakukan oleh aktivis siber yang bermotif ideologis.
”Kami juga melihat bahwa banyak organisasi yang belum siap untuk memerangi ancaman semacam ini,” katanya.
Jumlah serangan DDoS pada periode Januari-Maret 2022 naik 4,5 kali lipat dibanding 2021. Tidak hanya jumlah serangan yang meningkat. Tapi, durasi/sesi serangan pun juga naik. Targetnya pun berubah. Kini lebih banyak menyasar pada sumber daya negara dan bank.
”Meningkatnya jumlah serangan DDoS hingga tertinggi sepanjang masa ini dipengaruhi oleh situasi geopolitik,” tegas Alexander Gutnikov, pakar keamanan di Kaspersky.
Menurut Alexander, beberapa serangan bisa berlangsung selama berhari-hari dan bahkan berminggu-minggu, menunjukkan bahwa serangan tersebut mungkin dilakukan oleh aktivis siber yang bermotif ideologis.
”Kami juga melihat bahwa banyak organisasi yang belum siap untuk memerangi ancaman semacam ini,” katanya.
Lihat Juga :