Khawatir Mengancam Keamanan Nasional, AS Blacklist Antivirus Kaspersky
Selasa, 29 Maret 2022 - 08:01 WIB
loading...
Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC) memasukkan antimalware Kaspersky Lab dalam daftar hitam. Foto/Pcworld
A
A
A
WASHINGTON - Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC) memasukkan antimalware Kaspersky Lab dalam daftar hitam . Bahkan Huawei dan ZTE juga masuk dalam daftar perusahaan yang dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.
FCC menyimpan daftar perusahaan yang dianggap menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima terhadap keamanan nasional atau keamanan dan keselamatan orang-orang Amerika Serikat. Termasuk di dalamnya China Mobile International USA Inc., China Telecom (Americas) Corp, dan AO Kaspersky Labs, serta anak perusahaan mereka.
Komisaris FCC Brendan Carr dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa menambahkan perusahaan-perusahaan itu ke daftar blacklist akan membantu mengamankan jaringan negara dari ancaman yang ditimbulkan oleh entitas yang didukung China dan Rusia. "Jika sebuah perusahaan ada dalam daftar terbatas, itu tidak dapat menerima subsidi federal,” Bloomberg melaporkan dikutip dari laman Pcworld, Selasa (29/3/2022).
Baca juga; Mark Zuckerberg Umumkan Meta Bangun Super Komputer
Atas keputusan FCC Kaspersky mengaku sangat kecewa dan mencemooh kekhawatiran FCC sebagai keputusan politik. “Keputusan ini tidak didasarkan pada penilaian teknis produk Kaspersky – yang terus diadvokasi oleh perusahaan – tetapi dibuat atas dasar politik,” keterangan resmi perusahaan itu.
FCC menyimpan daftar perusahaan yang dianggap menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima terhadap keamanan nasional atau keamanan dan keselamatan orang-orang Amerika Serikat. Termasuk di dalamnya China Mobile International USA Inc., China Telecom (Americas) Corp, dan AO Kaspersky Labs, serta anak perusahaan mereka.
Komisaris FCC Brendan Carr dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa menambahkan perusahaan-perusahaan itu ke daftar blacklist akan membantu mengamankan jaringan negara dari ancaman yang ditimbulkan oleh entitas yang didukung China dan Rusia. "Jika sebuah perusahaan ada dalam daftar terbatas, itu tidak dapat menerima subsidi federal,” Bloomberg melaporkan dikutip dari laman Pcworld, Selasa (29/3/2022).
Baca juga; Mark Zuckerberg Umumkan Meta Bangun Super Komputer
Atas keputusan FCC Kaspersky mengaku sangat kecewa dan mencemooh kekhawatiran FCC sebagai keputusan politik. “Keputusan ini tidak didasarkan pada penilaian teknis produk Kaspersky – yang terus diadvokasi oleh perusahaan – tetapi dibuat atas dasar politik,” keterangan resmi perusahaan itu.
Lihat Juga :