Buntut Tarif Impor Baru, Elon Musk dan Mark Zuckerberg Cs Rugi Rp3,48 Kuadriliun dalam Sehari

Sabtu, 05 April 2025 - 05:32 WIB
loading...
Buntut Tarif Impor Baru,...
Elon Musk dan Mark Zuckerberg. FOTO/ LAH
A A A
NEW YORK - Orang-orang terkaya di dunia menderita kerugian kumulatif sebesar USD208 miliar (Rp3,48 kuadriliun) dalam 24 jam setelah pengumuman tarif impor baru oleh Amerika Serikat, menurut data Bloomberg Billionaires Index.

BACA JUGA - Chip AI Jadi Senjata China untuk Melawan AS Terkait Tarif Impor Baru

Seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (4/4/2025) Penurunan akumulasi kekayaan di antara 500 orang terkaya di dunia merupakan penurunan harian terbesar keempat sejak BBI diluncurkan 13 tahun lalu dan terbesar sejak pandemi Covid-19.

Pendiri Meta Mark Zuckerberg mencatat kerugian terbesar dalam hal nilai dolar dengan harga saham Meta turun hampir sembilan persen pada hari Kamis, menyebabkan kekayaannya turun sekitar sembilan persen atau USD17,9 miliar, menurut data BBI.

Sementara itu, pendiri pengecer daring Amazon, Jeff Bezos, kehilangan USD15,9 miliar ketika saham Amazon turun sembilan persen - penurunan terbesar sejak April 2022.

Pengusaha miliarder Amerika Elon Musk, yang memiliki Tesla dan SpaceX, juga mencatat kerugian sebesar USD11 miliar menyusul penurunan saham Tesla hampir 5,5 persen pada hari Kamis.

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif dasar sebesar 10 persen pada semua impor ke AS mulai tanggal 5 April, sementara tarif timbal balik yang lebih tinggi pada negara-negara dengan defisit perdagangan terbesar dengan AS akan berlaku pada tanggal 9 April.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Rekomendasi
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved