Tren Aplikasi Belanja Online Mulai Masuk ke Gerai Minimarket
Selasa, 15 Maret 2022 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Hasilnya adalah aplikasi Alfagift, dimana pelanggan yang berbelanja di gerai Alfamart maupun melalui aplikasi Alfagift bisa mendapatkan benefit yang sama. Bahkan pengguna bisa mendapatkan personalised offering berdasarkan algoritma belanja masing-masing konsumen di kedua channel baik offline maupun online.
Konsumen pun merespon dengan cukup baik, Alfagift kini sudah digunakan oleh lebih dari 10 juta orang. Alfagift dibuat dengan tampilan yang mudah digunakan namun tetap komplet fitur. Agar pengguna setia hingga pengguna baru pun cepat akrab dan praktis dalam menggunakannya untuk berbelanja.
Baca juga : Enak Banget, di Italia Beli Mobil Listrik Dapat Subsidi Rp93 Juta
Fitur di dalamnya dilengkapi dengan consumer loyalty program, informasi aktual promo, informasi member, store locator, e-receipt hingga kemudahan pilihan pembayaran. Bahkan barang yang tidak tersedia di gerai fisik Alfamart tersedia di Alfagift, yakni lebih dari 1.000 produk groceries yang sangat berpeluang secara bisnis dan diminati banyak konsumen
"Sinergi strategi harga, promosi, dan integrasi pengetahuan perilaku konsumen seperti inilah yang disebut real online to offline’dalam bisnis ritel," ungkapnya.
Konsumen pun merespon dengan cukup baik, Alfagift kini sudah digunakan oleh lebih dari 10 juta orang. Alfagift dibuat dengan tampilan yang mudah digunakan namun tetap komplet fitur. Agar pengguna setia hingga pengguna baru pun cepat akrab dan praktis dalam menggunakannya untuk berbelanja.
Baca juga : Enak Banget, di Italia Beli Mobil Listrik Dapat Subsidi Rp93 Juta
Fitur di dalamnya dilengkapi dengan consumer loyalty program, informasi aktual promo, informasi member, store locator, e-receipt hingga kemudahan pilihan pembayaran. Bahkan barang yang tidak tersedia di gerai fisik Alfamart tersedia di Alfagift, yakni lebih dari 1.000 produk groceries yang sangat berpeluang secara bisnis dan diminati banyak konsumen
"Sinergi strategi harga, promosi, dan integrasi pengetahuan perilaku konsumen seperti inilah yang disebut real online to offline’dalam bisnis ritel," ungkapnya.
(wsb)
Lihat Juga :