Kisah CEO Google Sundar Pichai, Tidur di Lantai dan Tidak Punya Kulkas
Selasa, 21 Desember 2021 - 23:43 WIB
loading...
CEO Google Sundar Pichai berasal dari kota Chennai dan lahir dari keluarga sangat sederhana. Foto: ist
A
A
A
AMERIKA - Sundar Pichai benar-benar merangkak dari bawah sebelum mencapai jabatan puncak CEO Google , perusahaan teknologi terbesar di dunia itu.
Sundar mengatakan bahwa ia dibesarkan di sebuah rumah sederhana di Chennai. Bahkan, begitu sederhananya hingga di rumahnya tidak memiliki kulkas.
BACA JUGA: 5 Taipan Teknologi Paling Boncos di 2021, Jack Ma Posisi 2
Tapi, yang unik, Sundar mengaku sangat menikmati kesederhanaan itu. Tumbuh besar di India dalam lingkungan yang sederhana disebutnya berkah. ”Saya merasa tidak kekurangan apapun,” katanya.
Sundar justru mengatakan bahwa tumbuh besar di India jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan dunia yang ada saat ini. ”Rumah kami mengontrak dengan beberapa penyewa lainnya. Kami tidak memiliki kamar. Tapi, tidur di lantai ruang tamu,” kenangnya.
Satu-satunya yang membuatnya sedikit trauma adalah kekeringan. Saat kekeringan air menjadi sulit. Bahkan, begitu traumanya sampai sekarang Sundar tidak pernah bisa tidur tanpa sebotol air di sisinya. ”Tepat di samping tempat tidur saya,” katanya.
”Rumah-rumah lain memiliki lemari es. Sampai akhirnya keluarga kami bisa membelinya, itu jadi hal yang sangat besar bagi kami,” katanya kepada New York Times.
Sundar mengatakan bahwa ia dibesarkan di sebuah rumah sederhana di Chennai. Bahkan, begitu sederhananya hingga di rumahnya tidak memiliki kulkas.
BACA JUGA: 5 Taipan Teknologi Paling Boncos di 2021, Jack Ma Posisi 2
Tapi, yang unik, Sundar mengaku sangat menikmati kesederhanaan itu. Tumbuh besar di India dalam lingkungan yang sederhana disebutnya berkah. ”Saya merasa tidak kekurangan apapun,” katanya.
Sundar justru mengatakan bahwa tumbuh besar di India jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan dunia yang ada saat ini. ”Rumah kami mengontrak dengan beberapa penyewa lainnya. Kami tidak memiliki kamar. Tapi, tidur di lantai ruang tamu,” kenangnya.
Satu-satunya yang membuatnya sedikit trauma adalah kekeringan. Saat kekeringan air menjadi sulit. Bahkan, begitu traumanya sampai sekarang Sundar tidak pernah bisa tidur tanpa sebotol air di sisinya. ”Tepat di samping tempat tidur saya,” katanya.
”Rumah-rumah lain memiliki lemari es. Sampai akhirnya keluarga kami bisa membelinya, itu jadi hal yang sangat besar bagi kami,” katanya kepada New York Times.
Lihat Juga :