Google Ketar-ketir Lawan OpenAI? Pangkas Jabatan Bos hingga 10 Persen Biar Ngirit!

Senin, 23 Desember 2024 - 11:00 WIB
loading...
Google Ketar-ketir Lawan...
CEO Google Sundar Pichai tidak ragu memangkas manajemen agar lebih ringkas dan efisien. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Bukan hanya startup saja yang terdampak dengan adanya kecerdasan buatan (AI). Bahkan perusahaan sebesar Google pun harus mengencangkan ikat pinggang.

Google baru saja melakukan langkah efisiensi dengan memangkas jabatan manajemen puncak hingga berkurang 10 persen. Ini termasuk manajer, direktur, dan wakil presiden.

CEO Sundar Pichai mengumumkan hal ini dalam pertemuan internal dengan karyawan pada Rabu (18/12/2024). Langkah ini diambil di tengah upaya berkelanjutan Google untuk meningkatkan efisiensi dan menghadapi persaingan yang semakin ketat di bidang kecerdasan buatan (AI).

Efisiensi dan Penyederhanaan Struktur

Pichai mengatakan bahwa Google telah melakukan berbagai perubahan dalam beberapa tahun terakhir untuk menyederhanakan struktur perusahaan dan meningkatkan efisiensi.

“Kami telah mengambil langkah-langkah untuk menyederhanakan perusahaan dan menjadikan operasional kami lebih efisien," kata Pichai dalam pertemuan tersebut.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa upaya efisiensi ini mencakup pengurangan 10% jabatan manajer, direktur, dan wakil presiden. Seorang juru bicara Google menjelaskan bahwa beberapa dari jabatan tersebut diubah menjadi posisi non-manajerial, sementara yang lain dihapus seluruhnya.

Tekanan dari Persaingan AI

Langkah efisiensi ini diambil di tengah persaingan yang semakin ketat di bidang AI. Munculnya pesaing seperti OpenAI dengan produk-produk inovatif mengancam posisi dominan Google, terutama dalam bisnis pencarian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Berita Terkini
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved