Baru Mulai Merintis Bisnis Sendiri Saat Pandemi? Lakukan 4 Langkah Ini!

Minggu, 05 September 2021 - 17:05 WIB
loading...
Baru Mulai Merintis...
Zilingo dan Madame Gie membagikan 4 tips menjadi merek lokal yang unik dalam Webinar Ngopi Bareng Zilingo Trade. Foto: dok Zilingo
A A A
JAKARTA - Pandemi memunculkan banyak orang yang banting stir menjadi pengusaha atau pebisnis pemula. Mereka sudah memiliki merek/jenama sendiri. Namun, seringnya kebingungan untuk melakukan promosi atau tidak tahu cara memperkuat identitas merek dan memanfaatkan saluran pemasaran yang tepat. Nah, berikut tips yang bisa dilakukan:

BACA JUGA: 5 Alasan Selot Audio Jack 3.5 Mm Tidak Lagi Penting di Ponsel

1. Target Audiens Harus Jelas

Kesalahan umum pelaku UMKM dalam membangun identitas merek adalah tidak menentukan target audiens yang jelas.

Pelaku usaha perlu tahu dan mengenali target audiensnya siapa, kebiasaannya seperti apa, pola perilaku yang dimiliki seperti apa, serta hal-hal yang disukai apa saja.

Githa Lucentia, Marketing Communications, Madame Gie mengatakan bahwa penting untuk melakukan riset soal target audiens. Madame Gie merupakan merek beauty dan skincare lokal ternama yang dinaungi oleh Gisella Anastasia.

”Dengan mengetahui jelas siapa target audiensnya, kita bisa konsisten dalam menyuguhkan konten promosi produk,” ungkapnya. Githa juga menyarankan pelaku usaha belajar dari kompetitor agar bisa menghindari duplikasi.

2. Bentuk Identitas Merek Jelas

Dengan banyaknya merek-merek lokal yang bermunculan selama pandemi, persaingan antar bisnis menjadi lebih sulit.

Senior Business Development Manager, Zilingo Indonesia Jamilah menjelaskan, saat ini sudah banyak sekali merek-merek khususnya di industri kecantikan yang mengklaim produk mereka berbahan alami, memiliki formula long lasting, hingga menyuguhkan tampilan fun dan playful untuk kalangan remaja.

Hal-hal tersebut merupakan contoh bagaimana merek dapat membangun identitas jelas, mengidentifikasi keunggulan produk dibanding kompetitor di bidang industri yang sama.

3. Bangun Kepercayaan Konsumen

Saat membangun identitas brand yang unik, membuka akses seluas-luasnya kepada konsumen agar dapat dijangkau dengan mudah adalah hal yang baik, namun juga diperlukan pendekatan yang khusus dari merek ke konsumen.

Githa mengatakan, jarang sekali celebrity beauty brand yang memiliki harga murah. Maka dari itu, Madame Gie hadir sebagai beauty brand selebriti dengan harga terjangkau dan bersahabat dengan masyarakat.

”Setiap kali kita posting dan melakukan live streaming di media sosial pasti melibatkan pengguna Madame Gie atau yang kita sebut sebagai MG-ers,” ujarnya. Hal ini ditujukan agar konsumen merasa memiliki ikatan dengan merek dan akhirnya dapat terbangun rasa kepercayaan dan loyalitas.

4. Manfaatkan Saluran Digital

Hal yang tidak kalah penting dalam membangun identitas merek, adalah memanfaatkan saluran digital dalam skema penjualan dan pemasaran.
Jamilah menyarankan agar pelaku UMKM dapat membagi saluran digital menjadi dua saluran fokus, yaitu saluran akuisisi dan saluran retensi.

Saluran akuisisi merupakan gerbang awal dimana konsumen dan pasar mengetahui produk.

Kini, pelaku usaha dapat memanfaatkan kekuatan media sosial dengan membuat konten yg khas dan unik agar lebih dikenal masyarakat. Yang kedua adalah saluran retensi, yaitu saluran yang digunakan agar konsumen selalu ingat dan loyal pada merek tertentu.

BACA JUGA: Harga Wuling September 2021 Setelah Subsidi PPnBM

”Jika pelaku usaha memiliki website sendiri, konsumen bisa berlangganan buletin/ subscribe newsletter dengan memasukkan alamat email dan kedepannya konsumen bisa menerima berita/update produk dan mungkin informasi lainnya seperti promo/campaign. Semakin besar dan fleksibel, semakin bagus pula saluran tersebut,” tutup Jamilah.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Manfaat Mengganti...
Ini Manfaat Mengganti Printer Laser ke Inkjet, Yuk Cermati
Startup Ini Permudah...
Startup Ini Permudah Resto Pesan Bahan Baku Makanan lewat Aplikasi
Percantik Foto Produk,...
Percantik Foto Produk, UMKM Bisa Gunakan Aplikasi Editing Ini
Fenomena UMKM Mendadak...
Fenomena UMKM Mendadak Digital, Tidak Serta Merta Produknya Langsung Laris
Telkomsel Perluas Jaringan...
Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Medan, Balikpapan dan Surakarta
AdaKerja Klaim Jembatani...
AdaKerja Klaim Jembatani UMKM dan Para Pengangguran yang Sedang Cari Kerja
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rekomendasi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Lakukan Langkah Ini...
Lakukan Langkah Ini untuk Atasi Sepeda Motor yang Terendam Banjir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved